Terisolasi dari Semenanjung Arab, Gelaran MotoGP di Qatar Ikut Terancam

Sirkuit Qatar (Foto: Laman resmi MotoGP)

Sirkuit Qatar (Foto: Laman resmi MotoGP)

DOHA – Salah satu negara di Jazirah Arab yang ditunjuk sebagai tuan rumah helatan MotoGP adalah Qatar. Namun, Grand Prix (GP) yang berlangsung di Sirkuit Losail itu terancam sulit digelar dalam beberapa tahun ke depan.

Hal itu terkait dengan situasi politik yang membuat Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Mesir, Yaman, dan Maldives memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar. Dengan kondisi tersebut, Qatar hanya bisa dikunjungi melalui jalur udara dan laut.

Menteri Luar Negeri UEA, Anwar Gargash, sebelumnya telah memberikan pernyataan tegas dengan mengatakan isolasi negara-negara di Semenanjung Arab kepada Qatar bisa berlangsung dalam beberapa tahun.

Dikutip dari Speedweek, Selasa (20/6/2017), penyelenggara MotoGP pun dibuat khawatir dengan kondisi politik di Qatar. Ajang kejuaraan dunia MotoGP sendiri sejatinya akan kembali mengunjungi Qatar pada Maret 2018.

Dengan kondisi ekonomi yang tidak stabil akibat isolasi ini, berbagai agenda internasional di Qatar ikut terancam. Selain balap MotoGP, Piala Dunia 2022 yang baru pertama kali dijadwalkan di Qatar pun belum bisa diperkirakan.

(fmh)