Ini Manfaat dari Pembangunan Lapangan Golf di Indonesia

Foto: Permata Sentul Golf

Foto: Permata Sentul Golf

ASOSIASI Pemilik Lapangan Golf Indonesia (APLGI), peduli terhadap perkembangan olahraga golf di Tanah Air. Tentu untuk mengembangkan olahraga tersebut, dibutuhkan lapangan yang memadai untuk menggelar turnamen atau kejuaraan.

Saat ini, APLGI aktif mendorong anggotanya yang terdiri dari 62 lapangan untuk segera disertifikasi. Sejauh ini sudah ada 5 lapangan golf yang dinyatakan lulus sertifikasi. Mereka ialah Cengkareng Golf Club (Banten), Royal Sumatra Golf (Sumatera Utara), Permata Sentul Golf (Jawa Barat), Lotus Lakes Golf Club (Jawa Barat) dan Golf Graha Famili (Jawa Timur).

Banyaknya lapangan golf di Indonesia juga menimbulkan beberapa manfaat. Selain menjadi daya tarik wisata, lapangan golf juga membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar. Tidak hanya puluhan, bahkan ratusan karyawan dapat dipekerjakan dalam satu lapangan golf.

Karena itu jelas, lapangan golf dapat menjadi pelopor pembangunan di daerah yang belum berkembang. Hal itu berarti, keberadaan lapangan golf di Indonesia sudah membantu pemerintah dalam hal mengurangi jumlah pengangguran.

“Kami harap pemerintah dan masyarakat umum dapat memahami bahwa keberadaan lapangan golf sangat positif untuk lingkungan sekitarnya. Selain dapat membuka lapangan pekerjaan, juga menambah ruang terbuka hijau dengan luasan cukup signifikan,” kata Feliks Hariyanto, Sekretaris Jenderal (Sekjen) APLGI di Jakarta, Senin (19/6/2017).

“Dengan begitu banyaknya pembangunan, kita membutuhkan banyak daerah resapan. Setiap lapangan golf memiliki luas puluhan hektar. Seluruh pemeliharaannya ditanggung oleh pengusaha. Manfaat positifnya dapat dirasakan masyarakat luas,” lanjut Feliks

(lsk)