Sport Board: Tampil Impresif di Final, Owi/Butet Persembahkan Satu-satunya Gelar di Indonesia Open 2017

Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, juarai Indonesia Open 2017 (Foto: Okezone / Heru Haryono)

Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, juarai Indonesia Open 2017 (Foto: Okezone / Heru Haryono)

JAKARTA – Pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, berhasil menjuarai Indonesia Open Superseries Premier 2017. Di partai final, Owi/Butet -sapaan akrab Tontowi/Liliyana- mengalahkan ganda campuran nomor satu dunia asal China, Zheng Siwei/Chen Qingchen, dengan skor 22-20 dan 21-15.

Hasil tersebut menjadi kemenangan perdana bagi Owi/Butet di ajang Indonesia Open. Sejak dipasangkan pada 2010, pasangan peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 itu harus puas menjadi runner-up Indonesia Open pada 2011 dan 2012.

Keberhasilan Owi/Butet di final Indonesia Open tahun ini menjadi satu-satunya gelar bagi tuan rumah. Dengan raihan itu, target Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) tercapai.

Sebenarnya PSBI menargetkan satu gelar dari sektor ganda putra. Namun, ganda putra terbaik Merah Putih, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, terhenti di babak pertama usai kalah dari wakil Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen, dengan skor 16-21 dan 16-21.

Target itu akhirnya tercapai meski harus diraih pasangan senior. Pencapaian Owi/Butet juga sekaligus mengembalikan tradisi juara di hadapan pendukung sendiri setelah pada 2014-2016 tanpa gelar juara di Indonesia Open.

(fmh)