Sport Time: Sebelum Owi/Butet, Ini 5 Wakil Tanah Air di Nomor Ganda Campuran yang Juara Indonesia Open

Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (Foto: AFP / Goh Chai Hin)

Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (Foto: AFP / Goh Chai Hin)

TURNAMEN Indonesia Open selalu menyuguhkan pertandingan menarik di semua sektor. Tidak terkecuali dari nomor ganda campuran yang beberapa kali menghadirkan sosok juara dari wakil tuan rumah.

Perjalanan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menuju tangga juara Indonesia Open Superseries Premier 2017 terbilang tidak mendapat hambatan berarti. Peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 itu akhirnya bisa merengkuh gelar perdananya di Indonesia Open setelah dua kali pernah mencapai final pada 2011 dan 2012.

Owi/Butet –julukan Tontowi/Liliyana- menjadi pasangan ganda campuran Merah Putih yang berhasil membawa satu-satunya gelar bagi tuan rumah di Indonesia Open Superseries Premier 2017. Di partai final, mereka menaklukkan ganda campuran nomor satu dunia asal China, Zheng Siwei/Chen Qingchen, dengan skor 22-20 dan 21-15.

Berikut ini lima wakil Tanah Air di nomor ganda campuran yang menjuarai Indonesia Open sebelum Owi/Butet:

1. Nova Widianto/Liliyana Natsir

Butet pernah menjuarai Indonesia Open 2005 saat masih berpasangan dengan Nova Widianto. Saat itu, Nova/Liliyana mengalahkan rekan senegaranya, Anggun Nugroho/Yunita Tetty, melalui straight game dengan skor 15-13 dan 15-1. Gelar tersebut menjadi salah satu awal perjalanan kesuksesan mereka hingga merebut medali perak Olimpiade Beijing 2008.

2. Bambang Suprianto/Emma Ermawati

Bambang Suprianto/Emma Ermawati sukses menjuarai Indonesia Open 2002. Saat itu, Bambang/Emma menumbangkan rekan senegaranya, Nova Widianto/Vita Marissa, dengan skor 11-7 dan 11-3.

3. Trikus Haryanto/Emma Ermawati

Setelah sukses bersama Minarti Timur, Trikus dipasangkan dengan Emma Ermawati. Trikus/Emma berhasil meraih gelar juara Indonesia Open 2001 setelah mengalahkan rekan senegaranya, Nova Widianto/Vita Marissa, melalui pertarungan sengit dengan skor 7-5, 7-1, 2-7, dan 7-1.

4. Trikus Haryanto/Minarti Timur

Trikus Haryanto terkenal sebagai pemain yang memiliki pukulan akrobatik. Trikus bersama rekannya, Minarti Timur berhasil menjuarai Indonesia Open sebanyak lima kali berturut-turut pada 1995-1999. Pencapaian ini menjadi rekor tersendiri bagi sektor ganda campuran Merah Putih yang belum terpatahkan hingga saat ini.

5. Rudy Gunawan/Rosiana Tendean

Rudy Gunawan/Rosiana Tendean sukses mempersembahkan gelar juara Indonesia Open 1993 di sektor ganda campuran. Di final, Rudy/Rosiana mengalahkan rekan senegaranya, Paulus/Herawaty, melalui dua set langsung dengan skor 15-7 dan 15-3.

(fmh)