Ingin Dapatkan Lebih Banyak Sponsor Internasional, Mallya: Saya Ingin Ubah Nama Force India

Force India (Foto:AFP)

Force India (Foto:AFP)

SILVERSTONE – Pemiliki Force India, Vijay Mallya, sedang mempertimbangkan untuk mengganti nama tim Formula One (F1)-nya. Ia menilai dengan pergantian nama tersebut, dapat membuat calon sponsor lebih terpikat untuk mendanai timnya.

Tim yang berbasis di Silverstone, Inggris, tersebut memang telah beberapa kali berganti nama. Pada musim 1991 tim asal Inggris ini bernama Yordania, kemudian mereka berganti nama menjadi Midland pada musim 2006 dan Spyker pada 2007 sebelum Mallya mengambil alih pada musim 2008 dan mengubahnya menjadi Force India.

Berbeda dengan namanya yang memakai kata India. Force India tidak pernah memiliki pembalap asal India. Sementara sponsor utama tim sebagian besar adalah brand yang berhubungan dengan maskapai udara dan bir yang dimiliki oleh keluarga Mallya yang tergabung dalam Sahara Group.

“Ada perasaan yang berkembang, mungkin karena kami merupakan tim yang jauh lebih baik dalam hal kinerja sehingga ingin menarik lebih banyak sponsor Internasional. Sayangnya sponsor di India sendiri memiliki keterbatasan. Ada pendapat mengapa kami tidak mengubah nama untuk memancing lebih banyak sponsor internasional,” terang Mallya, menyadur dari Reuters, Kamis (15/6/2017).

“Ada beberapa orang yang percaya bahwa nama Force India bersifat restriktif secara psikologis. Saya mempertimbangkan bersama dengan pemegang saham lainnya bagaimana langkah-langkah yang harus diambil. Namun ini merupakan sebuah keputusan besar dan keputusan yang tidak akan diambil secara terburu-buru tanpa pertimbangan yang matang,” tuntasnya.

(lsk)