Tekad Stephen Curry Buat Cleveland Cavaliers Menangis di NBA Finals 2017

Stephen Curry (foto: Marcio Jose Sanchez / AP)

Stephen Curry (foto: Marcio Jose Sanchez / AP)

OAKLAND - NBA 2016-2017 tak terasa sudah mencapai puncaknya. Dua tim pun akan bertemu di NBA Finals 2017, yakni Cleveland Cavaliers sebagai kampiun Wilayah Timur dan jawara Wilayah Barat, Golden State Warriors.

Perlu diketahui, ini merupakan kali ketiga Cavaliers dan Warriors bertemu di NBA Finals secara berturut-turut. Dua musim lalu, Warriors berhasil merebut cincin juara setelah unggul agregat 4-2. Sementara musim lalu, gantian Cavaliers yang jadi kampiun setelah menundukkan Warriors dengan skor dramatis dan ketat 4-3.

Kini, di partai final musim ini, point guard andalan Warriors, Stephen Curry menyatakan kesiapannya menghadapi sang musuh bebuyutan. Curry mengakui bahwa performa Cavaliers di sepanjang musim ini cukup konsisten. Meski begitu, pebasket berusia 29 tahun itu yakin Warriors dapat menjadi mimpi buruk bagi Cavaliers.

"Secara keseluruhan, kita semua sudah tahu performa LeBron James dan Kyrie Irving. Anda semua pasti tahu pola permainan atau hal sebagainya yang serupa dengan itu," buka Curry seperti dimuat Give Me Sport.

"Bila melihat keseluruhan skuad mereka, Cavaliers punya permainan dan chemistry yang baik. Mereka seperti memiliki masa yang menyenangkan. Saya dan Warriors tentu ingin merusak hal tersebut, dan kami optimis bisa membuat mereka menangis dengan kemampuan yang kami miliki," urainya dengan nada psywar.

(rul)