Tampil Impresif, Nurul Akmal Raih Medali Perak Angkat Besi 90 Kg Putri ISG 2017

Lifter putri Indonesia, Nurul Akmal meraih medali perak di Islamic Solidarity Games (ISG) 2017 (Foto: istimewa)

Lifter putri Indonesia, Nurul Akmal meraih medali perak di Islamic Solidarity Games (ISG) 2017 (Foto: istimewa)

BAKU – Atlet angkat besi putri Indonesia, Nurul Akmal, berhasil meraih medali perak di kelas 90 kilogram pada Islamic Solidarity Games (ISG) IV 2017. Hasil tersebut diraih Nurul setelah mengumpulkan total angkatan 230 kilogram (snatch 99 kg dan clean and jerk 131 kg).

Bertanding di Azal Arena, Baku, Azerbaijan, Nurul langsung memberikan penampilan impresif. Nurul berhasil mengamankan angkatan snatch 99 kg setelah mendapat persaingan dari lifter asal Tunisia, Marwa, yang hanya memperoleh angkatan 95 kg.

Sempat terjadi persaingan sengit antara Nurul dan Marwa pada angkatan 102 kg. Namun, kedua lifter itu gagal menaikkan perolehan angkatannya.

Selanjutnya di angkatan clean and jerk, Nurul memberikan perlawanan kembali. Lifter asal Aceh itu mampu memperoleh angkatan 131 kg clean and jerk.

 

Dengan hasil tersebut, Nurul berhak atas medali perak di kelas 90 kg. Medali emas menjadi milik lifter asal Mesir, Shaimaa dengan total angkatan 275 kilogram (snatch 120 kg dan clean and jerk 155 kg) dan medali perunggu untuk lifter Tunisia, Marwa dengan raihan angkatan 221 kg (snatch 95 kg dan clean and jerk 126 kg).

Direktur Program Kepelatihan Performa Tinggi Lomba 1 Satlak Prima, Hadi Wihardja, mengatakan keberhasilan Nurul tidak terlepas dari strategi sang pelatih. Ia menuturkan, perlawanan lifter Tunisia tidak berhasil menggoyahkan raihan angkatan Nurul.

“Ternyata Tunisia gagal. Maka coach Nurul menaikkan angkatan menjadi 127 kg untuk mengunci Tunisia. Mengingat Nurul sudah isi poin dengan 123 kg,” ujar Hadi, seperti keterangan pers yang diterima Okezone, Rabu (17/5/2017).

“Strategi itu berhasil karena dengan waktu istirahat hanya dua menit. Sedangkan Tunisia belum kembali recovery sehingga gagal lagi 126 kg di angkatan kedua. Akhirnya Tunisia mampu mengangkat 126 kg, tetapi total itu tidak bisa menggeser perolehan Nurul,” ungkapnya.

(fmh)