Raih Medali Perak, Azzahra Permatahani Pecahkan Rekornas di ISG 2017

BAKU - Perenang Nasional, Azzahra Permatahani, sukses mencetak rekor nasional di nomor 400 meter gaya ganti perorangan putri di ajang Islamic Solidarity Games 2017 di Baku, Azerbaijan . Ia membubuhkan waktu 4 menit 51,46 detik atau lebih cepat 2 detik dari rekornas lama miliknya yakni 4 menit 53,66 detik.

Pada ajang tersebut Azzahra berhak menggondol medali perak. Medali perunggu diraih perenang pelatnas lainnya, Ressa Kania Dewi dengan catatan 4 menit 58,62 detik dan emas direbut perenang Turki, Gunes dengan waktu 4 menit 45,18 detik.

Sementara itu medali perak juga disumbangkan Aflah Fadlan Prawira di nomor 800 meter gaya bebas putra dengan catatan 8 menit 16,00 detik. Medali emas diraih perenang tuan rumah Shemberev yakni 7 menit 54,34 detik dan perunggu Ediz Yildirimer dari Turki dengan waktu 8 menit 16,66 detik.

Di nomor 200 meter gaya bebas putri, perenang pelatnas Sagita Krisdewanti berhasil mendapatkan medali perunggu dengan catatan 2 menit 04,50 detik. Emas dan perak diperoleh para perenang Turki Selen Ozdilen 2 menit 02,82 detik dan perak Gizem Bozkurt 2 menit 03,89 detik.

Di nomor 50 meter gaya dada putri, Ananda Treciel Vanessae Evato mendapat perunggu dengan waktu 1 menit 10,70 detik. Emas dan perunggu dikoleksi para perenang Turki Gunes 1 menit 08,72 detik dan perak  Amanci yakni 1 menit 10,13 detik.

Pada nomor estafet 4x100 meter gaya bebas putri, tim renang Indonesia juga meraih emas dengan catatan waktu 3 menit 52,98 detik. Tim beregu Indonesia terdiri dari Yosita, Nurul, Ressa dan Sagita. Tim estafet nyaris memecahkan rekronas lama yakni 3 menit 52,72 detik.

Pada hari keempat, cabang renang telah menyumbang satu emas, tiga perak dan tiga perunggu. Total hingga hari keempat di ISG, cabang renang telah menyumbang tiga emas, 13 perak dan 12 perunggu.

“Semoga akuatik, khususnya renang mendapat perhatian dan dukungan yang lebih besar dari pemerintah (kemenpora), karena dalam ajang multi event, renang memperebutkan banyak medali," ucap Wakil Ketua Umum PB PRSI, Harlin E. Rahardjo lewat pers rilis yang diterima Okezone, Rabu (17/5/2017).

Di klasemen umum, Indonesia menempati posisi lima dengan koleksi 6 emas, 18 perak dan 18 perunggu. Di posisi pertama Turki berhasil mengoleksi  43 emas, 39 perak, dan 32 perunggu.

(fmh)