Disundul hingga Menuju Gravel, Verstappen Ogah Salahkan Kimi Raikkonen

Kimi Raikkonen (Foto:AFP)

Kimi Raikkonen (Foto:AFP)

BARCELONA – Pembalap Red Bull, Max Verstappen, enggan menyalahkan pembalap Ferrari, Kimi Raikkonen, yang menyenggol mobilnya hingga tersungkur menuju gravel. Dua pembalap papan atas tersebut harus mengakhiri balapan saat melahap tikungan pertama di Sirkuit Catalunya, Barcelona, pada Minggu 14 Mei 2017.

Verstappen memulai pertandingan dengan sangat baik dengan menghuni posisi kelima di starting grid. Namun setelah pembalap Mercedes, Valtteri Bottas menyenggol Raikkonen, malapetaka mulai muncul bagi pembalap berkebangsaan Belanda tersebut.

Raikkonen yang kaget usai disenggol oleh Bottas lantas membuang mobilnya ke arah kiri sehingga tabrakan dengan pembalap Red Bull, Max Verstappen, yang saat itu berada di sisi kirinya tak dapat terelakkan. Alhasil mobil kedua pembalap tersebut harus tersungkur menuju gravel dan tidak dapat melanjutkan balapan karena mengalami kerusakan pada suspensi depannya.

Meski demikian, Verstappen enggan menyalahkan pembalap berjuluk The Iceman tersebut karena telah membuatnya gagal menyentuh garis finis pada balapan tersebut.

“Ini merupakan sebuah awal yang malang untuk balapan yang akhirnya selesai dengan cepat. Saat itu saya mencoba jalur luar karena ada banyak celah kosong di sana,” terang Verstappen, melansir dari Racingclothesline, Selasa (16/5/2017).

“Jika Valtteri Bottas tidak menyenggol Kimi Raikkonen, kami semua pasti memiliki cukup ruang untuk melewati tikungan itu. Senggolan tersebut tentunya membuat Kimi kehilangan kendali dan membanting ke arah saya. Namun saya menyadari ini semua bukanlah kesalahnnya,” tuntasnya.

(lsk)