Sportpedia: Susy Susanti, Penentu Gelar Indonesia di Piala Sudirman 1989

Tunggal putri Indonesia era 1980-1990-an, Susy Susanti (Foto: Antara)

Tunggal putri Indonesia era 1980-1990-an, Susy Susanti (Foto: Antara)

PIALA Sudirman pertama kali diselenggarakan di Jakarta, Indonesia pada 1989. Saat itu, Tim Merah Putih berhasil meraih trofi Piala Sudirman di hadapan pendukung sendiri dengan mengalahkan Korea Selatan (Korsel) dengan skor 3-2.

Terdapat 28 negara mengikuti kejuaraan tim beregu campuran tersebut. Secara geografis diikuti 13 negara dari Eropa, 10 negara dari Asia, dua negara dari benua Amerika, dua negara dari Oseania, dan satu negara dari Afrika.

Di final Piala Sudirman 1989, Indonesia mendapat lawan tangguh Korsel. Pada partai pertama, ganda putra Indonesia, Eddy Hartono/Gunawan takluk dari wakil Korsel, Park Joo Bong/Kim Mon Soo, dalam pertarungan tiga set, 9-15, 15-8, dan 13-15.

Di partai kedua, Indonesia tertinggal 0-2 dari Korsel. Pasangan ganda putri Merah Putih, Verawaty Fajrin/Yanti Kusmiati kalah dari Hwang Hye Young/Chung Myung Hee, dengan skor 12-15 dan 6-15.

Partai ketiga pun menjadi penentuan bagi kedua tim. Korsel tinggal membutuhkan satu kemenangan untuk mengunci gelar Piala Sudirman 1989, namun hal tersebut bisa digagalkan oleh para wakil Indonesia di tiga nomor berikutnya.

Ya, tunggal putri Indonesia, Susy Susanti, menjadi penentu gelar Indonesia di Piala Sudirman 1989. Secara dramatis, Susy mengalahkan tunggal putri Korsel, Lee Young Suk, melalui rubber game dengan skor 10-12, 12-10, dan 11-0.

Saat itu, sistem poin dalam turnamen bulu tangkis masih menggunakan sistem 11 poin dan pindah bola. Pada set kedua, Susy sempat tertinggal jauh di angka 2-10 dan hal itu membuat Korsel hanya membutuhkan satu poin lagi untuk menjuarai Piala Sudirman pertama kali.

Namun, dewi fortuna masih memihak kepada Indonesia. Susy dapat bangkit untuk mengejar ketertinggalannya di angka 10-10 hingga menutup set kedua dengan skor 12-10. Di sesi penentu, Susy tampil impresif untuk menyudahi perlawanan Lee Young dengan skor telak 11-0.

Tim Merah Putih pun kembali bangkit untuk meraih kemenangan di dua partai selanjutnya. Di partai keempat, tunggal putra, Edy Kurniawan berhasil mengalahkan tunggal putra Korsel, Han Kok Sung, dengan skor 15-4 dan 15-3.

Pasangan ganda campuran Indonesia, Hartono/Verawaty, meraih kemenangan di partai kelima. Hartono/Verawaty menaklukkan wakil Korsel, Park Joo Bong/Chung Myung Hee, dengan skor 18-13 dan 15-3.

(fmh)