WAH! Nyaris Dieksekusi, Pertandingan Catur Selamatkan Nyawa Seorang Master

Ossip Bernstein (Foto: Vintage News)

Ossip Bernstein (Foto: Vintage News)

PERMAINAN sarat strategi dan penuh taktik. Itulah ungkapan yang tepat menggambarkan bagaimana catur dimainkan. Permainan papan yang termasuk olahraga rekreasi ini sejatinya bisa dimainkan oleh siapa pun tanpa mengenal usia, pendidikan, dan jenis kelamin. Banyak ditampilkan dalam berbagai kejuaraan, hadiah dalam pertandingan catur memang biasanya bernilai fantastis!

Nah, berbicara mengenai pertandingan catur, sejarah pernah mencatat peristiwa unik terkait permainan si kotak hitam dan putih ini. Ialah Ossip Bernstein, seorang pemain catur berdarah Rusia-Prancis. Sang pemain berhasil memenangkan sebuah pertandingan catur pada 1918. Namun bukan uang, bukan sebongkah berlian, bukan pula sekantong emas yang ia terima. Hadiahnya pun tak kira-kira! Ia berhasil menyelamatkan nyawanya sendiri dengan keluar sebagai pemenang.

Bagaimana kisah unik tersebut bisa terjadi? Jauh sebelum momen langka sekaligus menegangkan itu, Revolusi Oktober menjadi awal mula penyebab Bernstein nyaris dieksekusi . Ossip Samoilovich Bernstein –begitu nama lengkapnya, adalah pria kelahiran 20 September 1882 di Kota Zhytomyr. Bernstein meraih gelar doktornya di Universitas Heidelberg pada 1906 dan sejak itu memulai karier sebagai pengacara keuangan. Selain bermain catur, ia pun sekaligus seorang pengacara andal.

Pada1918, Bernstein bekerja sebagai penasihat bagi para bankir. Adanya Revolusi Oktober berdampak pada perampasan aset pribadi, penyitaan akun pribadi di bank, hingga eksekusi orang-orang yang terlibat dengan banker dan keluarga kerajaan. Sang master pun ditangkap oleh Cheka karena terlibat dengan bank dan memberikan dukungannya terhadap kapitalisme. Karena pekerjaannya itu, nama Bernstein pun muncul di dalam daftar eksekusi!

Hari d imana hukuman eksekusi tiba, kepala polisi yang melihat daftar nama-nama tahanan terkejut melihat nama Ossip Bernstein tertulis di kertas. Sebagai pencinta catur, ia pun langsung mengenali Bernstein! Petugas itu kemudian bertanya apakah Bernstein adalah master catur yang terkenal itu dan langsung dijawab dengan penuh keyakinan oleh Bernstein.

Masih tak percaya, petugas tersebut ingin membuktikan klaim Bernstein itu. Petugas pun menyuruhnya bermain catur. Jika Bernstein menang dan berhasil membuktikan dirinya adalah master, maka ia akan dibebaskan. Jika ia kalah, maka nyawa Bernstein akan melayang. Tentu saja, sebagai pecatur yang andal, Bernstein menang dengan mudah. Begitu dibebaskan, ia langsung memboyong keluarganya pindah ke Paris, Prancis.

Di sana, ia mempertahankan profesi sebagai pengacara dan tetap bermain catur mewakili Prancis. Sejak itu, Berstein pun melambungkan namanya dalam berbagai kejuaraan catur dunia. Ia pun meraih gelar Grand Master pada 1950. Berkat catur, nyawa seorang pria bernama Ossip Bernstein pun selamat!

(fmh)