Terhenti di Semifinal Singapura Open 2017, Anthony: Serangan Lawan Lebih Akurat

Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting (Foto: PBSI)

Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting (Foto: PBSI)

SINGAPURA – Langkah tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, terhenti di semifinal Singapura Open Superseries 2017. Anthony takluk dari tunggal putra India, Srikanth Kidambi, dengan skor 13-21 dan 14-21 di Singapore Indoor Stadium, Sabtu 15 April 2017.

Kekalahan tersebut memupuskan harapan Indonesia untuk meraih gelar di Singapura Open tahun ini. Pasalnya, dua wakil Indonesia di sektor ganda putra juga gugur di semifinal, yakni Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Berry Angriawan/Hardianto.

Anthony mengatakan, dirinya tidak melakukan perubahan permainan dari pertandingan sebelumnya. Namun, ia mengakui jika lawannya lebih siap tampil di semifinal.

“Tidak ada perubahan yang jauh berbeda dari sebelumnya. Cuma saya merasa hari ini dia lebih siap. Dari segi performa juga baik. Beberapa kali saya coba matikan juga enggak mudah,” ujar Anthony, mengutip dari laman resmi PBSI, Minggu (16/4/2017).

Lebih lanjut, Anthony menyebut serangan yang dilancarkan Srikanth lebih akurat dari dirinya. Pemain ranking 26 dunia itu terkecoh atas bola depan yang diperagakan lawannya tersebut.

“Dia serangannya lebih akurat. Saya juga sempat tertipu dengan bola depan Srikanth. Bola dorong sama netnya hampir sama, jadi agak susah terbaca,” pungkasnya.

(fmh)