Sport of The Week: Marcus/Kevin Lanjutkan Tradisi Juara All England Lima Tahun Terakhir

Ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (Foto: laman resmi All England)

Ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (Foto: laman resmi All England)

BIRMINGHAM – Ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo sukses meraih gelar All England 2017. Di partai final, Marcus/Kevin mengalahkan wakil China, Li Junhui/Liu Yuchen dalam dua set langsung dengan skor 21-19 dan 21-14.

Kemenangan tersebut menjadi gelar pertama Indonesia di level superseries primer pada 2017 sekaligus menempatkan Marcus/Kevin sebagai ganda putra nomor satu dunia pekan ini. Mereka pun berhasil melanjutkan tradisi juara All England dalam lima tahun terakhir.

Pada tahun 2012, ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir sukses meraih gelar All England. Bahkan, Owi-Butet –sapaan akrab mereka- mencetak hattrick All England pada 2013 dan 2014.

Pada 2014 ganda putra Merah Putih, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan juga sukses meraih gelar tersebut. Dua tahun berselang, giliran ganda campuran pelatnas lainnya, Praveen Jordan/Debby Susanto yang mampu naik podium pertama All England 2016.

Marcus/Kevin mengaku senang bisa menempati peringkat satu dunia setelah menjuarai All England 2017 pekan lalu. Meski begitu, Marcus/Kevin masih tetap belum puas dengan prestasi ini.

Pelatih ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi, menyambut hasil terbaik pasangan Marcus/Kevin yang keluar menjadi juara All England pada tahun ini. Bahkan, berkat kemenangannya tersebut, Marcus/Kevin mampu memantapkan dirinya menjadi pasangan nomor satu dunia pada pekan ini.

Herry mengatakan ia sangat senang dengan hasil itu. Sebab, setelah raihan prestasi gemilang Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dalam beberapa tahun belakangan, Herry sedikit lega karena ada generasi baru yang melanjutkan seniornya itu.

Selanjutnya, Marcus/Kevin akan ditargetkan ke Kejuaraan Dunia tahun ini yang akan diselenggarakan di Glasgow, Skotlandia pada 21-27 Agustus 2017. Tentu hal itu hampir sama dengan capaian rekor Hendra/Ahsan yang meraih gelar All England juga juara dunia.

(fmh)