Bos Honda Buka Suara soal McLaren Lirik Mesin Mercedes

Yusuke Hasegawa. (Foto: ThisisF1)

Yusuke Hasegawa. (Foto: ThisisF1)

LOSAIL – Direktur Honda, Yusuke Hasegawa mengaku pihaknya masih berkomitmen 100 persen bekerja sama dengan McLaren. Kendati kabarnya tim asal Woking itu dikabarkan dekat dengan Mercedes.

Pada musim 2015, McLaren menghentikan suplai mesin dari Mercedes. Hal tersebut dilakukan agar McLaren bisa mengulangi masa emasnya bersama Honda yang terjadi pada 1988 hingga 1991. Sayangnya, isu berhembus apabila McLaren kurang puas dengan kinerja mesin Honda.

Bahkan pada musim lalu Fernando Alonso mengeluhkan kinerja power unit Honda yang dinilai tak memiliki tenaga. Hasegawa menilai timnya memiliki prioritas untuk tetap menjaga hubungan yang baik, meski saat ini tengah mengalami kesulitan.

“Kami percaya dengan kerja sama bersama McLaren. Untuk melangkah maju penting bagi kami bekerja sebagai sebuah tim dan mengatasi masalah ini bersama-sama,”ujar Yusuke Hasegawa, seperti mengutip dari Motorsport, Minggu (19/3/2017). 

“Yang menjadi priorotas adalah menjaga kejujuran dan komunikasi terbuka dan terus memperkuat hubungan antara Honda dan McLaren, meskipun kami sedang menghadapi kesulitan,” pungkasnya.

(fmh)