Terungkap! Ini Dia Alasan Bos Red Bull Lebih Pilih Max Verstappen Ketimbang Daniil Kvyat

Max Verstappen, pembalap Red Bull (Foto: Joe Klamar / AFP)

Max Verstappen, pembalap Red Bull (Foto: Joe Klamar / AFP)

MILTON KEYNES – Helmut Marko, Bos Red Bull, mengungkapkan keputusannya memilih Max Verstappen untuk menemani Daniel Ricciardo sebagai pembalap di timnya merupakan keputusan yang tepat. Pasalnya, Verstappen mampu menunjukkan tajinya ketika melakoni tes pramusim di Sirkuit Catalunya dengan mencatatkan waktu 1 menit 19,438 detik.

Keputusan dipilihnya Verstappen itu sebenarnya mengandung sedikit kontroversi. Sebelumnya, Daniil Kvyat sempat digadang-gadang untuk menjadi pembalap utama di Tim Red Bull. Namun, hal itu urung terwujud lantaran Marko kurang percaya dengan kemampuan Kvyat.

“Daniil Kvyat tidak dapat mendorong Ricciardo sekeras Verstappen melakukannya. Daniel (Ricciardo) harus belajar bagaimana bersepakat dengan itu. Namun, kami telah melihat dia lebih cepat ketika didorong,” ucap Marko, dikutip dari F1 Today, Kamis (16/3/2017).

Marko menganggap persaingan antarrekan satu tim merupakan hal yang penting. Dengan saling bersaing, para pembalap dinilai akan menjadi lebih termotivasi untuk melaju lebih cepat dan memenangkan balapan.

“Persaingan yang sehat di lintasan merupakan hal terbaik yang dapat terjadi pada sebuah tim. Namun, sejauh ini situasi kompetitif tidak mempengaruhi mereka dalam pekerjaan mereka atau secara pribadi. Kedua pembalap itu benar-benar saling menghormati satu sama lain," pungkas Marko.

(fmh)