Siapkan Asian Games 2018, Wapres Minta Anggaran Dihemat

Wakil Presiden, Jusuf Kalla (tengah) bersama Menpora, Imam Nahrawi (kanan) dan Menko PMK, Puan Maharani (kiri) dalam rapat persiapan Asian Games 2018 (Foto: Kemenpora)

Wakil Presiden, Jusuf Kalla (tengah) bersama Menpora, Imam Nahrawi (kanan) dan Menko PMK, Puan Maharani (kiri) dalam rapat persiapan Asian Games 2018 (Foto: Kemenpora)

JAKARTA – Wakil Presiden Indonesia yang juga menjadi Ketua Pengarah Asian Games 2018, Jusuf Kalla (JK), menyampaikan pesannya kepada Menteri Pemuda Olahraga (Menpora), Imam Nahwari, untuk dapat menerapkan penghematan anggaran dari pemerintah di Asian Games yang akan berlangsung pada tahun depan. Hal itu disampaikan langsung JK dalam konferensi pers setelah melakukan rapat persiapan Asian Games 2018 di Kemenpora, Rabu (15/3/2017).

JK mengatakan, Asian Games 2018 kini akan menjadi tantangan tersendiri bagi Indonesia setelah berhasil menyelenggarakan gelaran multi-event olahraga di Asia itu pada 1962. Untuk itu, menurutnya masyarakat perlu memahami bahwa sejauh ini Indonesia sudah mengeluarkan anggaran Rp30 triliun hanya untuk Asian Games.

“Penyelenggaraan Asian Games perlu penghematan dan harus lebih sederhana serta tidak jorjoran berhura-hura, agar banyak negara yang sanggup menjadi penyelenggara, demikian untuk Olimpiade,” ungkap JK, dalam keterangan pers yang diterima Okezone, Rabu (15/3/2017).

Meski penghematan akan dilakukan, JK mengatakan kemeriahan dari Asian Games 2018 tidak akan hilang. Sebab, anggaran bisa diperoleh dari berbagai sektor seperti sponsor dan pemasukan tiket.

“Efesiensi tetap tidak mengurangi kemeriahan serta target menembus urutan 8-10 di Asia tetap tercapai, ada sponsor, promosi, karcis-karcis masuk yang dapat menopang. Intinya efisiensi dilakukan, namun standar Dewan Olimpiade Asia (OCA) tetap menjadi acuan,” tuntasnya.

(fmh)
TAG : games Anggaran