Sport Time: 5 Kampiun Ganda Putra Indonesia di All England Sebelum Marcus/Kevin

Ricky Subagja/Rexy Mainaky saat menjadi juara di All England 1996 (Foto: AFP)

Ricky Subagja/Rexy Mainaky saat menjadi juara di All England 1996 (Foto: AFP)

KESUKSESAN ganda putra, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo di All England 2017 memang masih menjadi sorotan publik hingga saat ini. Mereka dipercaya menjadi penerus sukses ganda putra Indonesia di kancah internasional.

Tampil menjadi pahlawan di All England tahun ini, ganda putra juga telah menjadi pahlawan di beberapa tahun sebelumnya dengan menghasilkan seorang juara pada ajang bulu tangkis tertua di dunia bulu tangkis itu. Berikut lima kampiun ganda putra Indonesia di All England sebelum Marcus/Kevin:

1. Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (2014)


Sebelum Marcus/Kevin, ada Ahsan/Hendra yang menjadi pasangan ganda putra Indonesia terakhir yang meraih gelar All England. Titel itu diraih mereka pada 2014, satu tahun setelah mereka diduetkan menjadi pasangan.

Kemenangan dipastikan Ahsan/Hendra setelah berhasil menaklukkan ganda putra asal Jepang, Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa dengan skor 21-19 dan 21-19.  Ini juga menjadi gelar pertama dan terakhir bagi mereka di ajang All England.

2. Sigit Budiarto/Candra Wijaya (2003)


Raihan Ahsan/Hendra pada 2014 sesungguhnya telah dinanti selama 11 tahun oleh publik Indonesia untuk bisa mendapatkan gelar All England di nomor ganda putra. Sebab gelar terakhir sebelum Ahsan/Hendra, ganda putra meraih gelar All England pada 2003 lewat pasangan Sigit/Candra.

Pada partai puncak, Sigit/Candra berhasil menaklukkan pasangan asal Korea Selatan, Lee Dong Soo/Yoo Yong Sung. Keduanya berhasil menang dengan skor meyakinkan 15-5 dan 15-7.

3. Tony Gunawan/Halim Heryanto (2001)


Kesuksesan ganda putra di All England terjadi pada 2001. Saat itu, partai final mempertemukan pasangan Tony/Halim dan Sigit/Candra. Otomatis gelar All England di nomor ganda putra akan jatuh ke tangan mereka.

Pada partai puncak itu, keduanya bermain sangat sengit untuk bisa memperebutkan satu titel di All England. Akhirnya Tony/Halim berhasil memenangkan duel tersebut dengan skor kemenangan 15-13, 7-15, dan 15-7.

4. Tony Gunawan/Candra Wijaya (1999)


Sebelum menjadi juara All England dengan pasangannya masing-masingnya, Tony dan Candra sukses lebih dahulu di ajang tersebut ketika menjadi pasangan. Sebelum dipecah, Tony/Candra sukses menjadi juara pada 1999.

Kemenangan itu dipastikan Tony/Candrasetelah keduanya berhasil memenangkan pertarungan dengan ganda kuat asal Korea Selatan yang juga lawan Sigit/Candra di partai final All England 2003 yakni Lee Dong Soo/Yoo Yong Sung. Keduanya berhasil menang dengan skor telak 15-7 dan 15-5.

5. Rexy Mainaky/Ricky Subagja (1995-1996)


Duet fenomenal ini secara berturut-turut berhasil merebut juara All England pada 1995-1996.  Rexy/Ricky bisa dibilang menjadi pasangan tersukses Indonesia di All England dalam 10 tahun terakhir.

Pada 1995, Rexy/Ricky memastikan kemenangan setelah mengalahkan rekannya sendiri yakni Denny Kantono/Antonius Ariantho dengan skor 15-12, 15-18, dan 15-8. Sementara pada 1996,  Rexy/Ricky menaklukkan pasangan asal Malaysia, Cheah Soon Kit/Yap Kim Hock dengan skor telak 15-6 dan 15-5.

(fmh)