Dibanding-bandingkan dengan Ferrari, CEO Mercedes Angkat Bicara

Valtteri Bottas saat jalani tes pramusim di Sirkuit Catalunya (Foto: Lluis Gene / AFP)

Valtteri Bottas saat jalani tes pramusim di Sirkuit Catalunya (Foto: Lluis Gene / AFP)

BRAKLEY – CEO Mercedes, Niki Lauda, angkat bicara tentang kondisi timnya usai menjalani tes pramusim Formula One (F1) 2017 di Sirkuit Catalunya, Barcelona. Ia coba mengklarifikasi kabar mengenai keadaan Mercedes saat ini yang selalu dibanding-bandingkan dengan Ferrari menjelang berlangsungnya balap perdana di Melbourne pada 26 Maret 2017.

Banyak pihak beranggapan hasil gemilang yang diraih Ferrari dalam tes pramusim tidak akan berpengaruh banyak di balapan yang sesungguhnya. Mereka masih mengunggulkan Mercedes menjadi juara F1 2017.

Berbagai pihak itu menilai Mercedes masih belum menampilkan kemampuan terbaik, sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Mercedes dianggap menjalani tes pramusim yang tidak begitu baik, tetapi pada akhirnya mampu mendominasi kompetisi dan menjadi juara. Namun, Lauda membantah perspektif banyak pihak itu.

“Semua orang berkata jika Anda melihat ke belakang, Mercedes akan menang lagi. Namun, itu adalah ucapan orang-orang naif. Saya kira kami memiliki tahun yang berat di depan kami. Saat ini tidak ada satu orang pun yang dapat mengatakan siapa yang akan menjadi terdepan di Melbourne,” ucap Lauda, sebagaimana dimuat Sportsmole, Selasa (14/3/2017).

Legenda F1 itu menganggap saingan yang dihadapi Mercedes akan lebih berat dibandingkan tahun lalu. Sebab saat ini masing-masing tim telah mengalami kemajuan dan menjadi ancaman berbahaya.

(fmh)