Keunikan di Turnamen All England 2017

Marcus Gideon (kiri) dan Kevin Sanjaya (kanan) meraih gelar juara All England 2017 nomor ganda putra (Foto: Laman Resmi All England)

Marcus Gideon (kiri) dan Kevin Sanjaya (kanan) meraih gelar juara All England 2017 nomor ganda putra (Foto: Laman Resmi All England)

BIRMINGHAM – Turnamen All England 2017 memang telah usai digelar. Namun, pada gelaran kali ini, beberapa cerita unik tercipta dari para peraih juara. Apa saja sih keunikan yang hadir dari All England 2017? Yuk, kita lihat ulasannya.

Keunikan yang pertama adalah tidak ada satu juara bertahan pun yang mampu mempertahankan gelarnya. Semua yang menjadi juara pada All England 2017 merupakan wajah-wajah yang gagal mencapai podium utama musim lalu.

Keunikan selanjutnya adalah dari lima nomor yang dipertandingkan, kelima juara All England 2017 berasal dari negara yang berbeda. Hal ini terakhir kali terjadi pada 1999. Uniknya lagi, asal negara para juara pada setiap nomor di tahun ini berbeda dengan para juara tahun lalu.

Perbedaan negara para juara dari masing-masing nomor membuktikan peta persaingan bulu tangkis dunia sudah mulai merata. China yang dalam dua dekade terakhir sangat mendominasi olahraga ini sudah mulai dapat diimbangi oleh negara-negara lainnya.

Keunikan terakhir datang dari juara All England nomor tunggal putri, yakni Tai Tzu Ying. Pebulu tangkis nomor satu dunia itu merupakan pebulu tangkis pertama asal Taiwan yang berhasil meraih gelar All England sepanjang sejarah turnamen ini berlangsung. Hal ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Taiwan yang mampu menunjukkan kualitasnya di pentas dunia.

(Ram)