Sportpedia: Olimpiade 1956 Jadi Awal Dominasi Uni Soviet

Ilustrasi (Foto: Reuters)

Ilustrasi (Foto: Reuters)

AJANG Olimpiade memang selalu ditunggu-tunggu oleh para atlet. Bahkan, setiap negara berlomba memberikan utusan terbaik di gelaran empat tahunan olahraga tersebut.

Tentu menjadi kebanggaan tersendiri jika suatu negara mampu mengumpulkan medali dengan jumlah terbanyak. Atau dengan kata lain bisa keluar sebagai juara umum pada ajang yang pertama kali dihelat di Yunani tersebut.

Pada Olimpiade 1956 yang diadakan di Melbourne, Australia, Uni Soviet sukses keluar sebagai juara umum di akhir kompetisi. Negara yang pecah kongsi pada 1991 itu tercatat mengoleksi 98 medali dengan pembagian 37 emas, 29 perak, dan 32 perunggu.

Pada tahun tersebut, Uni Soviet mengantarkan 272 atlet. Sementara sumbangan medali emas terbanyak berasal dari cabang olahraga gymnastic dengan raihan 11 medali.

Sementara posisi kedua pada tabel perolehan medali ditempati oleh Amerika Serikat dengan total raihan 74 medali. Lalu di tempat ketiga diduduki tim tuan rumah, Australia, dengan raihan total 35 medali.

Dominasi Uni Soviet terus berlanjut hingga Olimpiade Roma 1960. Kala itu, Uni Soviet sukses mengumpulkan 103 medali dengan rincian 43 emas, 29 perak, dan 31 perunggu.

Namun sayang, kegemilangan Uni Soviet harus terhenti pada Olimpiade Tokyo 1964. Pada 1964, Uni Soviet harus puas menempati urutan kedua di akhir tabel perolehan medali karena dikalahkan oleh Amerika Serikat.

(fmh)