Rekor Pebulu Tangkis Indonesia di All England

Tunggal putra Indonesia era 1960 hingga 1980-an, Rudy Hartono (Foto: The Guardian)

Tunggal putra Indonesia era 1960 hingga 1980-an, Rudy Hartono (Foto: The Guardian)

RUDY Hartono menjadi atlet bulu tangkis tersukses Indonesia di ajang All England. Pria kelahiran 18 Agustus 1949 itu meraih delapan gelar All England di sektor tunggal putra.

Bahkan, Rudy mampu mencatatkan namanya sebagai peraih gelar tujuh kali beruntun All England sejak 1968 hingga 1974. Pencapaian tersebut menjadi rekor membanggakan Indonesia di pentas bulu tangkis dunia.

Rudy meraih gelar pertama All England pada 1968 dengan mengalahkan tunggal Malaysia, Tan Aik Huang, dengan skor 15-12 dan 15-9. Setahun berselang, ia mampu mempertahankan gelar tersebut dari rekan senegaranya, Darmadi, di partai final melalui straight game, 15-1 dan 15-3.

Pada 1970, Rudy mencetak hattrick gelar All England tunggal putra. Kali ini, pemain kelahiran Surabaya itu mengandaskan perlawanan wakil Denmark, Svend Pri, dengan skor 15-1 dan 15-5.

Setelah meraih tiga gelar, rupanya tidak membuat Rudy puas. Ia terus mencetak sejarah baru di ajang paling tertua di dunia itu.

Gelar keempat diraih Rudy pada 1971 dengan mengalahkan sesama pemain Indonesia, Muljadi, 15-1 dan 15-5. Pada 1972, Rudy kembali menaklukkan musuh bebuyutannya, Svend Pri dari Denmark, 15-19 dan 15-4.

Final All England 1973 mempertemukan Rudy melawan tunggal Merah Putih lainnya, Christian Hadinata. Rudy sukses mengunci kemenangan atas Hadinata dengan skor 15-4 dan 15-2.

Rudy masih menunjukkan keperkasaannya di sektor tunggal putra All England 1974. Gelar ketujuhnya diraih usai menuntaskan perlawanan sengit tunggal Malaysia, Punch Gunalan, melalui rubber game, 8-15, 15-9, dan 15-10.

Sempat terputus rekor tujuh kali beruntun pada 1975, Rudy merengkuh gelar kedelapan di ajang All England 1976. Saat itu, ia berjumpa pemain Indonesia yang terkenal dengan pukulan smash geledeknya yakni Liem Swie King. Namun, Rudy mampu menyudahi permainan King dengan skor 15-7 dan 15-7.

Prestasi gemilang Rudy tidak terlepas dari sistem latihan yang diterapkan sang ayah. Semasa kecil, Rudy sudah dilatih secara khusus oleh ayahnya hingga menjadi pebulu tangkis profesional dunia.

(fmh)