Venue Perhelatan Olimpiade Rio 2016 Terbengkalai

Stadion Maracana (Foto: The Guardian)

Stadion Maracana (Foto: The Guardian)

MASIH lekat diingatan betapa megahnya tempat perhelatan Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Agustus 2016. Tergambar dari tempat-tempat yang dijadikan venue penyelenggaran cabang olahraga dalam ajang empat tahunan tersebut.

Namun saat ini, tempat perhelatan ajang olahraga tersebut justru dibiarkan rusak, salah satunya Stadion Maracana. Beberapa fasilitas stadion yang dipakai untuk acara penutupan Olimpiade Rio 2016 telah mengalami kerusakan. Dari mulai cacing yang merusak tanah lapangan, beberapa kaca jendela di dalam stadion yang pecah, dan 10% dari 78.000 kursi penonton dilaporkan telah robek.

Seperti dilansir dari The Guardian, pada Januari 2017, Stadion Maracana sempat dijarah oleh sekelompok orang tak dikenal. Pencuri yang masuk ke dalam stadion mengambil beberapa alat pemadam kebakaran, selang, televisi dan patung perunggu Mario Filho, seorang wartawan yang member nama stadion tersebut.

Bahkan, pada akhir Januari 2017 perusahaan listrik memutus daya ke stadion tersebut. Hal itu dilakukan karena pihak pengelola stadion telah menunggak cicilan pembayaran sebesar USD940 ribu atau sekira Rp12,5 miliar.

Tak hanya itu, The Tennis Centre dan Velodrome (Olympick Park) juga ikut terbengkalai. Terbengkalainya dua gelanggang olahraga tersebut disebabkan oleh sulitnya mencari investor untuk mengelola dua tempat tersebut. Bahkan, dua tempat tersebut resmi ditutup dari aktivitas olahraga.

Padahal selama gelaran Olimpiade 2016, Olympic Park telah menarik 150.000 pengunjung setiap harinya. Terbengkalainya fasilitas olahraga tersebut juga disayangkan oleh beberapa pengunjung yang datang.

“Seharusnya mereka (pemerintah) menganggap ini sebuah pengabdian. Mereka telah mengabaikan uang pengunjung yang datang ke sini dan ingin melihatnya digunakan,” ujar salah satu pengunjung, Wanderson Wygers, dilansir dari The Guardian, Jumat (17/2/2017).

Lanjut pada kondisi gelanggang olahraga renang yang dipakai saat kejuaraan berlangsung. Saat ini, kondisinya sudah terlihat semakin parah. Bangunan yang menutupi kolam renang tersebut sudah tak terawat lagi. Bahkan, kolam renang tersebut kini berwarna kuning gelap seperti air yang membusuk.

(fmh)