Red Bull Akan Tetap Gunakan Suspensi Kontroversial di Musim 2017

MILTON KEYNES – Red Bull kabarnya akan terus menggunakan konsep suspense controversial untuk memulai musim 2017. Rencananya mereka akan menggunakan sistem peredam kejut seperti yang digunakan oleh Mercedes.

Sebelumnya FIA telah menyusul surat kepada badan pengurus agar tidak ada yang mencotek jaringan sistem Hidrolik yang diterapkan tim yang berbasis di Brackley tersebut. Sebuah media Italia mengklaim telah mengesampingkan desain yang digunakan pada musim 2016 oleh Mercedes dan Red Bull atas dasar efek aerodinamis.

“Kami (Red Bull) memang tidak bisa menggunakannya 100 % pada musim 2017. Namun kami masih bisa menggunakannya,” terang Dr.Helmut Marko, selaku direktur teknis Red Bull, melansir dari Sportsmole, Jumat (13/01/2017).

Ketika ditanya mengenai kontroversi penggunaan suspensi seperti yang digunakan Mercedes, mantan designer Formula One (F1), Gustav Brunner, juga turut memberikan argumentasinya.

“Saya tidak percaya itu akan menjadi masalah besar di Australia. Seperti pada saat itu, semua orang mungkin akan memiliki sistem suspense yang sama pada mobil mereka,” ucap Brunner.

(lsk)