Superliga Badminton Jadi Ajang Tanding Lawan Pebulu Tangkis Top Dunia

Ketua Umum PBSI, Wiranto sampaikan soal Superliga Badminton (Foto: PBSI)

Ketua Umum PBSI, Wiranto sampaikan soal Superliga Badminton (Foto: PBSI)

JAKARTA – Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) kembali menggelar ajang dua tahunan, Superliga Badminton 2017 yang akan diadakan di Surabaya pada 19-27 Februari 2017. Meski bertaraf nasional, hadir pula klub asing juga pemain luar yang akan memperkuat beberapa klub nasional.

Sebanyak 19 klub baik di kelompok putra dan putri akan membuat ajang Superliga Badminton semakin seru. Dari 19 klub tersebut di antaranya terdapat tujuh klub asing, tiga di kelompok putra dan empat di putri.

Selain itu, klub nasional juga diberikan kesempatan untuk menyewa pemain asing. Hal ini dimaksudkan agar kompetisi ini bisa dijadikan ajang tanding melawan pemain-pemain top dunia.

“Pemain pemain muda harus diberikan pengalaman bertanding, salah satunya lewat superliga ini. Tiap klub diberi kesempatan untuk diperkuat pemain kelas dunia, secara tidak langsung kami memberi kesempatan kepada pemain Indonesia untuk bertanding melawan pemain top,” kata ketua umum PBSI, Wiranto, mengutip dari laman resmi PBSI, Kamis (12/1/2017).

Selain itu, nama-nama pemain top asing dunia sudah dipastikan akan berlaga di ajang superliga. Sebut saja pemain Korea seperti Lee Yong Dae, Ko Sung Hyun, Shin Baek Cheol, Lee Hyun Il dan Son Wan Ho. Hadir pula Vladimir Ivanov (Rusia), Marc Zwiebler (Jerman), Akane Yamaguchi (Jepang) dan Tanongsak Saensomboonsuk (Thailand).

Sebagai informasi, Superliga Badminton akan memainkan format Piala Thomas dan Uber dengan mempertandingkan tiga nomor tunggal dan dua ganda. Adapun juara bertahan yakni Musica Champion di kelompok putra dan Jaya Raya Jakarta di bagian putri.

(fmh)