Ketimbang Kvyat & Sainz, Juara GP2 2016 Lebih Layak Bela Toro Rosso

Pierre Gasly (Foto: AFP)

Pierre Gasly (Foto: AFP)

GRISIGNANO DI ZOCCO - Keputusan Red Bull mempertahankan Daniil Kvyat dan Carlos Sainz Jr untuk membela Toro Rosso di Formula One (F1) 2017, disayangkan oleh bos tim GP2, Prema Powerteam Racing, yakni Rene Rosin. Rosin menilai, pembalapnya, Pierre Gasly, lebih layak membela Toro Rosso.

Gasly merupakan pembalap yang sukses memberikan gelar juara dunia GP2 untuk Tim Prema Racing pada musim 2016. Selain membalap untuk Prema di kelas GP2, pembalap berusia 20 tahun tersebut juga merupakan driver cadangan Red Bull untuk musim 2015 dan 2016.

Setelah membuktikan kualitasnya dengan menjuarai GP2 2016, Gasly pun dinilai Rosin sangat layak untuk naik kelas ke ajang F1. Rosin mengaku sangat menyayangkan keputusan Toro Rosso untuk mempertahankan Kvyat dan Sainz.

“Menurut saya, dia (Gasly) sudah sangat siap untuk bertarung di Formula One. Dia layak mendapat satu tempat di F1. Sayangnya, Red Bull telah mengumumkan Kvyat dan Sainz untuk Toro Rosso,” kata Rosin, kepada Motorsport, Rabu (11/1/2017).

“Tapi, dia (Gasly) sudah benar-benar siap untuk Formula One. Saya ingin melihatnya berada di kategori yang lebih tinggi dengan segera. Dia harus terus meningkatkan apa yang dia lakukan. Dia bisa untuk melakukan itu (promosi ke F1),” sambungnya.

(zan)