Ketimbang 2015, Kegagalan di MotoGP 2016 Lebih Menyakitkan Rossi

Valentino Rossi (Foto: AFP)

Valentino Rossi (Foto: AFP)

URBINO - Pembalap Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, gagal meraih gelar juara di MotoGP 2015 dan 2016. Namun ketimbang 2015, kegagalan  di MotoGP 2016 ternyata lebih menyakitkan Rossi.

Rossi mengakhiri MotoGP 2015 di posisi runner-up dengan perbedaan lima poin dari mantan rekan setimnya, Jorge Lorenzo, yang keluar sebagai juara. Sementara di 2016, pembalap berusia 37 tahun itu kalah 49 poin dari rider Tim Repsol Honda, Marc Marquez.

Menurut Rossi, kekalahan dari Marquez lebih membuatnya sedih. Bahkan saking menyakitkannya, pembalap berjuluk The Doctor tersebut merasa sulit untuk melupakan momen-momen kegagalannya di musim lalu.

“Saya minta maaf saya tidak bisa menang, tapi ketimbang kekalahan di 2015, (kegagalan di 2016) itu lebih menyakitkan untuk saya,” kata Rossi, sebagaimana diberitakan Speedweek, Jumat (6/1/2017).

“Saya coba untuk tidak memikirkan tentang momen-momen itu, tapi saya harus katakan bahwa sulit bagi saya memulai musim yang baru,” tuntas pembalap berkebangsaan Italia tersebut.

(zan)