Jorge Lorenzo Maklumi Perlakuan Penggemar Valentino Rossi Kepadanya

BOLOGNA - Rider anyar Ducati Corse, Jorge Lorenzo, menganggap wajar jika para penggemar Valentino Rossi, yang merupakan mantan tandemnya di Movistar Yamaha, tak menyukainya dan takkan pernah memaafkannya. Ya, terutama setelah Lorenzo sukses merebut titel juara dunia MotoGP 2015 dari tangan Rossi yang tampil konsisten sepanjang musim.

Membela Ducati per MotoGP 2017, Lorenzo pun diprediksi bakal melunakkan hati para penggemar motorsport dari Italia. Meski demikian, Lorenzo justru memilih bersikap realistis.

"Pindah ke Ducati pun pasti takkan cukup buat fans Valentino ataupun fans motorsport dari Italia. Saya mengalahkan Vale saat ia justru punya momentum (untuk kembali jadi juara dunia) di MotoGP 2015. Inilah alasan mengapa banyak dari penggemarnya takkan memaafkan saya," ucap Lorenzo seperti dimuat RACER.

"Tapi hal ini wajar di dunia olahraga. Ketika penggemar tahu bahwa Anda kuat, mereka akan takut pada Anda," imbuh Por Fuera.

Meski kerap clash, Lorenzo mengaku menghormati Rossi sebagai rider, dan memberikan pujian pada VR46 yang usianya hampir 38 tahun namun tetap hebat di trek.

"Banyak orang berpikir ia akan pensiun saat berusia 33 atau 34 tahun, tapi nyatanya ia masih ada di sini. Saya rasa Anda takkan bisa benar-benar mundur. Vale masih punya passion dan ia masih bersenang-senang. Inilah yang membuatnya tetap 'muda'. Ia masih merupakan rider paling sulit disalip dan paling sulit dikejar," puji Lorenzo.

(rul)