Akhir Kisah Pasangan Hendra/Ahsan di Ajang Bulu Tangkis Dunia

Hendra/Ahsan (Foto: Widodo S/Antara)

Hendra/Ahsan (Foto: Widodo S/Antara)

JAKARTA – Hendra Setiawan telah memutuskan untuk keluar dari Pelatnas Cipayung. Hal tersebut membuat tim pelatih Indonesia sedikit kebingungan untuk mencari pasangan yang akan diduetkan dengan Mohammad Ahsan.

Hendra dan Ahsan mulai dipertemukan pada 2012. Sebelumnya, Hendra dipasangkan dengan Markis Kido selama 13 tahun. Sementara, Ahsan baru pecah kongsi dari Bona Septano.

Kesuksesan pasangan Hendra/Ahsan berawal di tahun 2013. Di tahun tersebut, Hendra/Ahsan berhasil menyabet tiga gelar juara di ajang super series, yakni Malaysia Open, Singapore Open, dan Japan Open.

Kegemilangan Hendra/Ahsan belum berakhir sampai disitu. Di tahun yang sama, mereka berhasil menjadi yang terbaik di ajang BWF World Super Series Finals. Berkat hasil yang diperoleh, Hendra dan Ahsan berhasil menempati posisi pertama dunia mengalahkan pasangan Korea Selatan, Lee Young Dae/Koo Sung Hyun.

Tidak hanya sampai di situ, Hendra dan Ahsan masih memegang kendali di sektor ganda putra. Pada tahun 2014, Hendra dan Ahsan berhasil menyabet dua gelar bergengsi, yakni All England dan Asian Games ke-17 yang diadakan di Korea.

Belum berakhir di situ, Hendra dan Ahsan berhasil meraih gelar juara dunia keduanya di tahun 2015. Prestasi ini merupakan rekor pertama yang diraih oleh pebulu tangkis Indonesia. Di tahun berikutnya, Hendra/Ahsan masih mencoba untuk raih hasil gemilang di ajang Olimpiade Rio 2016. Namun, mereka harus tersingkir sebelum menyentuh babak perempat final.

Olimpiade Rio 2016 adalah ajang terakhir bagi pasangan Hendra/Ahsan. Hendra akhirnya memutuskan untuk menjalani karier profesionalnya di tahun 2017. Indonesia saat ini masih kebingungan untuk mencari pengganti posisi Hendra/Ahsan di sektor ganda putra. Saat ini, mencuat kabar Indonesia tengah mempersiapkan pasangan Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi dan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya untuk menjadi ganda putra andalan Tanah Air.

(fmh)