Manajer Tim Ducati Sempat Ragu Kontrak Jorge Lorenzo

Ducati sempat ragu kontrak Lorenzo. (Foto: Crash.net)

Ducati sempat ragu kontrak Lorenzo. (Foto: Crash.net)

BOLOGNA – Manajer Tim Ducati, Gigi Dall Igna, mengaku sempat ragu mengontrak Jorge Lorenzo untuk bergabung dengan timnya. Sebab dalam pandangannya, X-Fuera –julukan Lorenzo– memiliki gaya balap yang tak cocok dengan karakter motor Ducati, Desmosedici.

Semenjak Ducati mentas di kelas MotoGP, hanya ada satu pembalap yang berhasil menaklukkan Desmosedici dan membawa pabrikan asal Italia menjadi yang terbaik di lomba balap motor paling presitius tersebut. Sosok itu ialah Casey Stoner yang membawa Ducati kampiun pada 2007.

Selepas Stoner pergi, tak pernah lagi ada pembalap yang membawa Ducati menjadi juara dunia. Kemampuan X-Fuera  jelas ingin dimanfaatkan Ducati, mengingat pengalamannya tiga kali menjadi kampiun MotoGP bersama Yamaha.

Namun dalam pandangan Dall Igna, Lorenzo memiliki gaya membalap yang berbeda dengan Stoner. Dalam sesi tes yang dilakukan bersama Ducati di Valencia pada 16 dan 17 November 2016, Lorenzo juga belum menunjukkan kelasnya. Setelah menduduki posisi tiga di hari pertama, ia hanya menempati tangga kedelapan di hari kedua tes.

Karena itu, tugas Dall Igna dan Stoner mematangkan potensi Lorenzo sebelum MotoGP 2017 bergulir pada Maret. Sekadar diketahui, saat ini Stoner menjabat test rider Ducati dan hal itu membuat pembalap berpaspor Australia berkesempatan membagi pengalamannya kepada Lorenzo yang merupakan mantan rivalnya di MotoGP.

“Bagaimanapun, gaya membalap Jorge (Lorenzo) berbeda dengan pembalap lain yang pernah membela Ducati. Jadi, kami sedikit berjudi telah memilihnya. Namun, saya memiliki beberapa ide agar Jorge bisa sukses bersama Ducati,” ujar Dall Igna mengutip dari Speedweek, Kamis (1/12/2016).

(Ram)