Top Sport: Empat Pembalap Paling Dominan, namun Gagal Jadi Juara Dunia F1

LEWIS Hamilton meraih 10 kemenangan di F1 musim ini, seperti halnya musim lalu. Bedanya itu tak lagi cukup untuk membuatnya jadi juara dunia. Tandemnya di Mercedes AMG, Nico Rosberg mengunggulinya walaupun punya koleksi kemenangan lebih sedikit.

Di klasemen akhir F1 2017, Hamilton (380 poin) kalah dari Rosberg (385 poin). Hamilton pun mesti merelakan titel juara dunia yang selama dua musim terakhir sudah disandangnya kini direbut Rosberg.

Yang menarik, hal ini bukan pertama kalinya terjadi di F1. Tercatat ada tiga pembalap lain yang bernasib sial seperti Hamilton.

1.Michael Schumacher

Sang legenda F1 ini bernasib sial di musim 2006. Meraih tujuh kemenangan, Schumi harus merelakan gelar juara dunia terbang ke tangan Fernando Alonso. Padahal, jumlah kemenangan Alonso sama dengan yang diraih Schumi pada musim tersebut.

2. Kimi Raikkonen

Semusim sebelumnya, Alonso lagi-lagi bernasib mujur. Di F1 2005 ia juga mengoleksi total tujuh kemenangan dan meraih titel juara dunia pertamanya di ajang balap jet darat. Kali ini driver kebanggaan Finlandia, Kimi Raikkonen yang apes. Juga mengoleksi tujuh kemenangan, The Iceman harus puas mengakhiri musim di posisi runner-up.

3. Alain Prost

Empat kali juara dunia F1, Alain Prost tak hanya sial sekali, namun dua kali! Pertama di musim 1984, dimana ia meraih tujuh kemenangan sepanjang musim. Namun, gelar juara dunia justru dicaplok Niki Lauda yang hanya meraih lima kemenangan!

Di musim 1988, legenda berkebangsaan Prancis itu juga bisa dibilang tak beruntung. Kambali mengoleksi kemenangan, Prost harus rela melihat Ayrton Senna jadi kampiun. Senna sendiri mengoleksi satu kemenangan lebih banayk dibanding Prost.

(rul)