NusantaRun Bantu Pendidikan Anak Indonesia Lewat Olahraga Lari

NusataRun kembali digelar (Foto: Tatang Adhiwidharta/Okezone)

NusataRun kembali digelar (Foto: Tatang Adhiwidharta/Okezone)

JAKARTA - Lari merupakan salah satu cabang olahraga tertua di dunia. Selain memiliki banyak manfaat bagi tubuh, kegiatan tersebut juga berguna bagi orang sekitar kita, seperti yang dilakukan NusantaRun.

Memasuki tahun keempatnya, NusantaRun membawa semangat aksi sosial melalui olahraga lari. Sebuah gerakan lari – bukan lomba – di mana para peserta mengumpulkan donasi untuk membantu kelangsungan edukasi anak-anak Indonesia yang kurang mampu.

Kegiatan NusantaRun kali ini akan diselenggarakan pada 16 Desember 2016 dengan melintasi Cirebon-Purwokerto. Para peserta akan berlari menempuh jarak ultramaraton sejauh 145 km.

Christopher Tobing, selaku Direktur dari Yayasan Lari Nusantara mengatakan kegiatan NusantaRun memiliki tujuan yakni membantu orang-orang yang tidak mampu terutama pada pendidikan. Bahkan pada tahun keempat ini, peserta selalu bertambah sebanyak 50 orang.

"Kali ini kami memasuki tahun keempat, di mana untuk pertama kalinya melintasi Jakarta-Bogor (2013), Bogor-Bandung(2014), Bandung- Cirebon (2015) dan Cirebon-Purwokerto (2016). Nantinya hasil donatur dari peserta kami salurkan melalui Yayasan Gerakan Nasional Orang Tua Asuh," kata Chris saat diwawancarai Okezone, Kamis (24/11/2016).

"Seperti tahun sebelumnya, tujuan kami yaitu membantu sarana dan prasarana pendidikan di kota tujuan. Kami senang, kali ini sudah banyak para donatur yang ikut serta, sekira 200 orang," pungkasnya.

(pds)