Delapan Juara Berbeda di Delapan Race, Ini Kata Rossi

Valentino Rossi (tengah) (Foto: MotoGP.com)

Valentino Rossi (tengah) (Foto: MotoGP.com)

ALCAÑIZ – Sejarah baru MotoGP tercipta di musim 2016 ini. Sejak Grand Prix (GP) Italia pada Mei lalu, muncul delapan juara berbeda di delapan race terakhir.

Di GP Italia Seri Mugello, Jorge Lorenzo juaranya. Kemudian menyusul Valentino Rossi di GP Katalunya, Jack Miller di GP Belanda, serta Marc Márquez di GP Jerman.

Lalu catatan bersejarah itu dilanjutkan Andrea Iannone yang juara di GP Austria, Cal Crutchlow di GP Republik Ceko, Maverick Viñales di GP Inggris dan Dani Pedrosa di GP San Marino.

Sejarah itu bisa kembali diperkaya, seandainya muncul juara baru lagi di GP Aragón yang akan dihelat akhir pekan ini. Terkait sejarah ini, The Doctor (julukan Rossi) turut angkat bicara.

Baginya, sejarah baru ini belum ada yang memperkirakannya sama sekali sebelumnya dan terciptanya rekor ini, merupakan bukti bahwa persaingan di musim ini lebih merata ketimbang sebelumnya.

“Hal itu adalah sesuatu yang tak diduga siapapun. Karena dalam beberapa tahun terakhir, kurang lebih juaranya memunculkan nama-nama yang sama,” ujar Rossi, sebagaimana diwartakan Crash, Jumat (22/9/2016).

“Tapi di delapan race terakhir, kita memiliki delapan nama (juara) berbeda. Jadi musim ini sangat menarik dan artinya tahun ini lebih sulit. Lebih seimbang antara para pembalap yang mengendarai motor berbeda-beda,” tambah pembalap berusia 37 tahun itu.

(raw)