Sekarang, Segalanya Tergantung kepada Hamilton

Lewis Hamilton (Foto: Reuters)

Lewis Hamilton (Foto: Reuters)

SINGAPURA – Sirkuit jalan raya Marina Bay, Singapura menjadi saksi saat Lewis Hamilton mengambil alih pucuk klasemen sementara Formula One (F1) dari rekan satu timnya, Nico Rosberg. Hamilton sukses berdiri di podium tertinggi, sedangkan Rosberg hanya bisa menyaksikan balapan dari paddock tim sepanjang balapan.

Hamilton tampil dominan sepanjang perlombaan. Memulai balapan dari posisi terdepan, ia sukses melanjutkan posisinya sebagai yang terdepan sepanjang 61 lap pada Minggu (21/9/2014) malam kemarin. Kondisi berbeda dialami Rosberg, ia memiliki kesempatan untuk terus memimpin perolehan poin, namun mobilnya mengalami kerusakan dibagian aliran listrik dan terpaksa memulai balapan dari pit stop.

Tak sampai di situ, memasuki lap 13 Rosberg kembali masuk pit juga dengan masalah pada mobilnya. Pada akhirnya driver asal Jerman itu memutuskan untuk mengakhiri aksinya di Singapura. Tentu insiden ini membuat suasana hati Rosberg menjadi tak karuan.

“Ini tak lagi seperti naik rollercoaster, namun jurang untuk saya. Saya sangat frustasi berkendara di belakang Caterham, dan menyaksikan dari garis serta melihat semuanya berlomba. Namun, itulah yang terjadi,” keluh Rosberg kepada BBC 5 Live, Senin (22/9/2014).

“Setir tak bekerja dan keseluruhan mobil tak bekerja. Kami harus menemukan masalah utamanya, dan lagi ini masalah daya tahan. Ini kelemahan kami musim ini, kami harus menyelesaikannya dan membuat mobil 100 persen tahan lama,” tambahnya.

Kembali ke Hamilton, pembalap berjuluk The Boss itu sempat disalip oleh juara bertahan F1, Sebastian Vettel, namun setelah safety car berlalu, ia kembali menguasai posisi terdepan dan menyentuh garis finis dengan 13,5 detik lebih cepat dari Seb-sapaan Vettel.

Walau telah mengamankan poin penuh di negara tetangga Indonesia, Hamilton awalnya datang ke negeri Singa itu hanya menargetkan mendapat tujuh poin tambahan. Bahkan kekasih penyanyi Nicole Scherzinger itu menganggap kompetisi F1 musim ini seperti perburuan.

“Di dalam kepala saya, hal terbaik yang saya pikirkan adalah mengklaim tujuh poin dan saya terus memikirkannya. Namun, yang datang justru 25 poin. Saya masih merasa saya sedang berburu, saya masih merasa mengejar, dan itu adalah perasaan bagus,” kata Hamilton kepada Sky Sports F1.

“Ini adalah permainan waktu, ini tentang berburu. Di dalam kepala saya, saya tidak merasa tengah memimpin klasemen. Masih ada lima balapan tersisa dan yang saya harus lakukan adalah tetap menjaga performa seperti di dua balapan terakhir, yaitu menyerang di setiap sesinya,” jelasnya.

Kini Hamilton berada di peringkat pertama klasemen sementara F1 2014 dengan total poin 241. Sementara Rosberg berada di bawahnya terpaut tiga poin. Perjalanan F1 musim ini tinggal menyisakan lima seri lagi yaitu Grand Prix Jepang,  Russia, USA, Brasil, dan Abu Dhabi.

Jika berhasil menjaga performanya pada lima seri terakhir, peluang pembalap asal Inggris untuk menjadi juara dunia kedua kalinya terbuka lebar. Fokus lebih besar harus diberikan saat berlaga pada seri terakhir di Abu Dhabi, di mana akan diterapkannya regulasi double point. Segalanya kini berada di tangan Hamilton.

(fmh)