Mental Baja Hamilton

Lewis Carl Davidson Hamilton (Foto: Stefano Rellandini/REUTERS)

Lewis Carl Davidson Hamilton (Foto: Stefano Rellandini/REUTERS)

MONZA – Berulang kali meletupkan “gesekan” dengan rekan setim dan bahkan, terpaksa gagal finis di seri Spa (GP Belgia) sebelumnya, namun Lewis Hamilton sanggup comeback sempurna dengan mengklaim puncak podium GP Italia, akhir pekan lalu.

 

Mentalit baja yang mendapat respek usungan jempol, terutama dari bos Mercedes sendiri, Toto Wolff, terhadap Hamilton. Bukan hanya soal mental, Wolff turut menyanjung cara Hamilton mengasapi dua rival terdekatnya, Felipe Massa dan terutama Nico Rosberg di Monza lalu.

 

“Ya, saya terkesan dengan Lewis, terutama sejak beberapa seri terakhir, karena dia mengalami beberapa momen buruk. Tapi dia selalu comeback dengan senyuman di race berikutnya,” puji Wolff, seperti disadur Crash, Selasa (9/9/2014).

 

“Dia selalu punya semangat yang positif dan mood yang bagus. Dua hal itu sangat mengesankan buat saya. Caranya melewati Massa dan menyalip Nico, serta terus menggeber mobil hingga membentangkan jarak, sangat mengesankan,” imbuhnya.

 

Lebih jauh, Wolff ingin sekaligus menyampaikan klarifikasi atas komentar Hamilton sebelumnya, terkait para teknisinya di garasi Mercedes. Sebelumnya, Hamilton menyatakan dia mengabaikan anjuran para teknisinya untuk bersabar dan “menyerang” Rosberg di saat akhir.

 

“Tidak semua komunikasi disiarkan. Jadi, pesan yang sebenarnya setelah pit stop adalah bahwa kami harus menghemat ban pada kedua mobil kami dan membiarkan mereka bertarung di saat akhir,” sambung Wolff lagi.

 

“Tapi kami mengubah pandangan kami, kami menyampaikan pesan kepada kedua pembalap kami untuk memanfaatkan segala cara terbaik untuk menang. Jadi, segalanya sudah sesuai rencana tim,” tutupnya.

(raw)