Greysia Hapus Memori Buruk 2011

Greysia Polii. (Foto: SINDO)

Greysia Polii. (Foto: SINDO)

TAIPEI CITY – Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari berhasil angkat trofi di Chinese Taipei Open Grand Prix Gold 2014. Ternyata, Greysia pernah mempunyai memori buruk di turnamen yang sama tiga tahun silam.

 

Saat itu, Greysia/Meiliana yang bertanding di final melawan ganda putri Korea, Ha Jung Eun/Kim Min Jung, sudah unggul 21-17 di game pertama dan hanya butuh enam poin lagi saat kembali unggul 15-12 di game kedua.

 

Sayang, pada saat itu Greysia tersungkur saat sedang mencoba mengambil bola hingga otot bahu kanannya sobek. Sudah mencoba untuk tetap bermain, Greysia/Meiliana akhirnya memutuskan untuk mundur pada kedudukan 21-17, 18-21, 0-2.

 

Ironisnya, insiden itu hanya berselang satu tahun sebelum turnamen Olimpiade London 2012. Alhasil, Greysia dan Nitya gagal memperkuat skuad Merah Putih di turnamen tersebut. Dia sangat bersyukur dengan keberhasilan ini.

 

“Saat tiba di Taipei, saya sempat teringat peristiwa tahun 2011. Namun saya percaya Tuhan pasti akan menjaga saya, partner saya dan tim Indonesia. Saya selalu berdoa bahwa setiap kejadian itu pasti ada hikmahnya,” demikian cerita Greysia, diberitakan Badmintonindonesia.org.

 

“Saya bersyukur bisa menggantikan kenangan itu dengan prestasi. Tadi sebelum naik podium juara, saya sempat bilang ke Nitya, 'Aduh, Tin. Thank you ya, akhirnya dapat hasil maksimal setelah tahun 2011 mau juara nggak jadi',” bebernya.

 

Ketika sedang berada di podium, Greysia terlihat asyik berbincang-bincang dengan lawannya, Yu. Keduanya bahkan saling melempar tawa. Apakah yang dibicarakan mereka?

 

“Wang/Yu mengucapkan selamat kepada kami berkali-kali. Saat setelah main, saat mau jalan ke podium, dimana-mana pokoknya. Waktu di podium, Yu mengucapkan selamat sekali lagi, lalu saya bilang 'biasanya kamu yang selalu berdiri di sini (podium juara satu), tapi kali ini gantian ya, saya yang di sini' lalu kami berdua pun tertawa, ha ha ha,” cerita Greysia.

(hmr)