Hattrick Pencapaian Djokovic di Wimbledon 2014

Novak Djokovic dan Trofi Wimbledon Keduanya (Foto: Reuters)

Novak Djokovic dan Trofi Wimbledon Keduanya (Foto: Reuters)

LONDON – Tiga Pencapaian pribadi sekaligus dicetak oleh Novak Djokovic setelah mengalahkan seorang Roger Federer di final Wimbledon yang berjalan alot selama lima set. Ketiga sensasi tersebut semakin mengukuhkan namanya sebagai petenis top dunia.

Langkah The Joker-julukan Djokovic- memang tak terbendung di turnamen lapangan rumput tersebut. Meskipun harus jatuh bangun mengimbangi perlawanan Federer, ujungnya pun berakhir manis bagi petenis Serbia tersebut.

Joker berhasil menaklukan Federer dalam pertandingan final Wimbledon yang berlangsung lima set dengan skor 6-7(7), 6-4, 7-6(4), 5-7, dan 6-4. Dengan kemenangan ini, Djokovic bagaikan meriah tiga kesuksesan langsung.

Ibaratkan pribahasa yang mengatakan ‘Sekali mendayung dua tiga pulai terlewati’. Tiga pencapaian pribadi pun ditorehkan petenis berusia 27 tahun tersebut. Pertama, gelar Wimbledon ini adalah yang kedua kalinya bagi Djokovic, sebelumnya pada tahun 2011 ia pernah melakukan hal yang sama.

Kedua, ini adalah gelar Grand Slam pertama Djokovic tahun ini. Terakhir dirinya meraih gelar Grand Slam pada tahun 2013 dengan memenangi Australia Open. Terakhir, pencapaian yang menjadi targetnya sejak awal tahun. Di mana Djokovic berhasil menggusur posisi rival abadinya, Rafael Nadal dari peringkat teratas ATP.

Atas prestasi tersebut, pria kelahiran Monte Carlo ini pun tak menyangka dapat mengalahkan Federer di atas lapangan rumput Wimbledon.

“Pertama-tama saya ingin mengucapkan selamat kepada Federer karena telah bermain dalam sebuah laga hebat bersama saya. Dia (Federer) adalah seorang juara dan patut dijadikan contoh. Terimakasih sekali lagi kepada Roger karena telah membiarkan saya menang kali ini,” tutur Djokovic, kepada ATPWorldtour, Senin (7/7/2014).

“Turnamen ini (Wimbledon) adalah salah satu yang terbaik dan saya selalu ingin memenangkannya, sehingga saya dapat berkompetisi di level tertinggi. Saya sungguh bersyukur dengan pencapaian ini. Terimakasih,” paparnya.

Sebagai tambahan, kemenangan ini juga mengubur impian Federer meraih gelar Wimbledon kedelapan sepanjang kariernya sebagai petenis profesional.

(fmh)