Foto Bugil Demi Iklan Raket

|

Auzan Julikar Sutedjo - Okezone

Dominika Cibulkova difoto tanpa busana untuk majalah FHM/Ist

Foto Bugil Demi Iklan Raket
Eropa Timur merupakan surganya petenis putri berparas aduhai. Kecantikan mereka terkadang jauh melebihi kualitas permainannya.
 
Semua orang tentu sudah tahu betapa cantiknya Maria Sharapova. Victoria Azarenka pun tak kalah cantik. Mereka masing-masing berasal dari Rusia dan Belarusia. Kecantikan mereka diimbangi prestasi bagus entah di arena grand slam maupun WTA.
 
Namun, Elena Vesnina (Rusia, 22 dunia), Simona Halep (Rumania, 23 dunia), Ekaterina Makarova (Rusia 27 dunia), Sorana Cirstea (Rumania 28 dunia), Tsvetana Pironkova (Bulgaria, 60 dunia), Donna Vekic (Kroasia, 62 dunia), Olga Govortsova (Belarusia, 72 dunia), Alga Puchkova (Rusia, 88 dunia), Mirjana Lucic-Baroni (Kroasia, 114 dunia) mungkin belum banyak yang mengenal.
 
Mereka adalah para petenis dengan wajah yang menawan asal Eropa Timur. Kualitas mereka terbilang bagus meski prestasi belum secemerlang Shara atau Vika.
 
Namun, ada satu nama petenis Eropa Timur yang punya wajah sebagus kualitas permainannya. Dia adalah Dominika Cibulkova, petenis nomor 1 Slovakia.
 
Cibulkova pernah foto telanjang untuk iklan raket teranyarnya, Dunlop, pada 2011 silam. Mengusung tagline ‘Perfection Uncovered’, Cibulkova tampil seksi dan menawan dalam iklan tersebut, tak kalah bagus bahkan terbilang lebih menarik dibanding foto bugil Agnieszka Radwanska di majalah ESPN belum lama ini.
 
Petenis rangking 26 dunia asal Slovakia ini baru saja memenangi Stanford Classic di California. Turnamen berkelas WTA ini dijuarainya setelah mengalahkan petenis nomor 4 dunia asal Denmark Agnieszka Radwanska.
 
Itu merupakan kemenangan pertamanya dari empat pertemuan mereka sebelumnya. Salah satunya bahkan kalah double bagel 0-6 0-6 di awal 2013 ini. Bak misi balas dendam, kemenangan ini terasa manis karena berbuah gelar WTA yang ketiga sepanjang kariernya.
 
Cibulkova baru berusia 24 tahun. Dia mengenal tenis pertama kali di usia 7 tahun oleh kedua orang tuanya, Milan dan Katarina. Ketika Cibulkova memastikan kemenangan atas Radwanska, dia langsung memeluk sang ayah, Milan. Tipikal permainannya adalah agresif, cepat, dan mengandalkan voli berayun.
 
Beberapa petenis top dunia pernah dia kalahkan. Yang paling fenomenal tentu kemenangan dua set langsung atas Sharapova di perempatfinal Prancis Terbuka 2009. Sayang, Cibulkova kalah dari Dinara Safina di semifinal.
 
Gelar Piala Hopman 2009 merupakan torehan terbaiknya di tenis beregu. Sementara di level individual, semifinal Prancis Terbuka 2009 menjadi raihan tertingginya. Rangking terbaiknya adalah 12 juga di 2009.
 
Sosok bertinggi 160 cm dan berat 55 kg ini mendeskripsikan dirinya sendiri sebagai periang dan memiliki banyak energi. Dia memiliki hobi seperti wanita lain seusianya, yakni hang-out bersama teman dan pergi ke bioskop.
 
Selama delapan tahun karier profesionalnya, Cibulkova telah mengumpulkan prize money sebanyak USD 4,1 juta. Ada satu targetnya yang masih belum kesampaian hingga sekarang. Cibulkova yang kini masih menempati rangking 26 ingin mewujudkan ambisi masuk 10 besar dunia pada tahun ini.
(auz)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    • At Glance

      Dan, Sang Naga pun Tidur Lelap

      Setiap petarung punya wujud “monster” yang tak kasat mata ketika memang tengah bernafsu untuk adu otot di atas ring. Sifat “monster” itulah yang biasanya menguasai tubuh dan pikiran untuk ‘ngotot’ tak mau kalah dari sang lawan hingga dentang bel menandakan kemenangan.

    • At Glance

      Lorenzo: Musim yang Menguras Tenaga

      Rider Yamaha, Jorge Lorenzo kembali menyambangi Indonesia untuk yang sekian kalinya. Meski gelar juara jatuh ke tangan Marc Marquez, namun tak membuat hasratnya datang ke Indonesia luntur.

    • At Glance

      Pelajaran Mengasah Mental

      SENYUM Brigita Marcelia Rumambi dan Setiana Mapasa seketika merekah, setelah melihat bola jatuh di area belakang permainan lawan. Angka di papan skor mengunci kemenangannya, 21-16 di game ketiga. Skor itu membawa mereka mengklaim gelar juara pertama ganda putri, untuk kelompok taruna di Djarum Sirkuit Nasional Jawa Timur Open 2013.

    • At Glance

      Arti Tenis Bagi Djokovic

      Novak Djokovic sempat menjalani sebuah kehidupan yang menakutkan. Djokovic tumbuh saat Serbia sedang berperang. Tapi, The Djoker, julukan Djokovic, menilai olahraga tenis telah menyelamatkan kehidupannya.

    • At Glance

      Mencegah Perang Saudara dengan Rugby

      Diawali dengan percakapan ringan dan ‘ngopi’ bareng, Mandela pun mengarahkan pembicaraan ke jalur yang lebih serius,: “Francois, saya ingin Anda memenangkan Piala Dunia (rugby 1995),” pinta sang Presiden yang gemar mengenakan batik khas Indonesia itu.

    • At Glance

      Lis, Dari Tersangkut, Setelah Itu Juara Dunia

      Lis Adriana, pernah mendarat di tiang listrik. Di pohon pun pernah. Mendarat tepat di titik sasaran, memang pekerjaan paling sulit buat pilot paralayang. Kelihatannya mudah, tapi nomor ketepatan mendarat menurut Lis paling sulit.

    • At Glance

      Battle of Sexes, Pembuktian Kaum Hawa

      Sampai tahun 1973 silam, kaum wanita tak pernah mendapat apresiasi yang setara di lapangan tenis ketimbang kaum adam. Tapi 40 tahun lalu dari sebuah duel yang memorable, pengakuan itu akhirnya didapat para hawa dari khalayak publik.

    • At Glance

      Owi si Anak Pesantren Jadi Juara Dunia

      Indonesia patut mensyukuri hasil dari ajang kejuaraan dunia bulutangkis yang dihelat 5-11 Agustus 2013 di Guangzhou, China. Pasalnya, para jagoan bulutangkis Indonesia sukses membawa pulang dua gelar jawara di nomor ganda putra (Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan) dan ganda campuran (Liliyana Natsir dan Tontowi Ahmad).

    • At Glance

      Ratchanok, Anak Pegawai Pabrik Jadi Juara Dunia

      Keberhasilan Ratchanok Inthanon menjadi juara di Kejuaraan Dunia Bulutangkis membuat namanya menjadi terkenal. Bahkan, dia telah menjadi idola baru masyarakat di Thailand khususnya.

    • At Glance

      Foto Bugil Demi Iklan Raket

      Eropa Timur merupakan surganya petenis putri berparas aduhai. Kecantikan mereka terkadang jauh melebihi kualitas permainannya.

    Baca Juga

    Kalah Lagi, Peluang Tontowi/Liliyana Kian Menipis