Pelakon Brutal Fight 62' Tutup Usia

|

Randy Wirayudha - Okezone

Emile Alphonse Griffith (kanan) dalam pertarungan brutal kontra Benny Paret (Foto: ist)

Pelakon Brutal Fight 62' Tutup Usia
NEW YORK – Dunia tinju kehilangan salah satu legenda terbaiknya. Mantan juara dunia kelas welter, Emile Griffith wafat pada Rabu petang (Kamis, WIB.red), dalam usianya yang ke-75 tahun.
 
Mantan petinju yang juga pernah mengakui dirinya seorang biseksual itu meninggal di sebuah panti perawatan Kota New York dan kabar duka ini, langsung dikonfirmasi Direktur Eksekutif Hall of Fame, Edward Brophy.
 
“Emile Griffith merupakan seorang atlet berbakat dan seorang petinju sejati yang hebat. Dia juga seorang gentleman ketika masih bertinju. Pihak Hall of Fame ingin menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas kepergiannya,” ungkap Brophy, seperti disitat GulfToday, Kamis (25/7/2013).
 
Griffith yang lahir di Saint Thomas 3 Februari 1938 itu, merupakan petinju pertama asal Virgin Islands yang pernah melingkarkan gelar dunia di pinggangnya. Gelar pertamanya direbut dari Benny Paret , tahun 1961 silam.
 
Nama Paret takkan pernah lekang dari catatan kariernya lantaran pertemuan dengan petinju Kuba itu setahun berselang, lahir momen paling brutal dalam sejarah tinju dunia. Tepatnya pada 24 Maret 1962, Griffith dan Paret bersua untuk ketiga kalinya memperebutkan gelar yang sama.
 
Dalam duel yang dihelat di Madison Square Garden itu, pertarungan brutal mulai terlihat sejak ronde keenam. Saat itu, Griffith tengah tertekan dari berbagai kombinasi pukulan Paret. Tapi Griffith beruntung karena diselamatkan bunyi bel.
 
Ketika masih break di sudut ring, sang pelatih, Gil Clancy mengatakan beberapa hal untuk membangkitkan semangat Griffith. Hingga ronde ke-12, Griffith unggul sampai ke penghujung ronde. Tiba lah di ronde ke-15 di mana Paret sedianya sudah tak sadarkan diri, tapi masih belum tersungkur karena tangannya tersangkut di tali ring.
 
Namun Griffith terus-menerus melancarkan pukulan membabi-buta hingga akhirnya wasit baru sadar bahwa Paret sudah pingsan. Paret pun akhirnya tutup usia lebih dulu 1972 silam. Griffith sendiri baru pensiun di tahun 1977, usai kalah dari petinju Inggris, Alan Minter. Griffith tutup karier dengan total catatan 85 kemenangan (23 KO), 24 kali kalah, dua kali imbang dan sekali mendapat hasil no contest.
(raw)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    • Tinju

      "Mayweather Takut Ladeni Petinju Kidal"

      "Mungkin bila Manny setuju untuk bertarung right-handed, akan langsung terjadi kesepakatan pertarungan dalam kurun waktu lima menit,"

    • Tinju

      Laga Mayweather vs Khan Terancam Batal

      Terlalu banyak Islamophobia di sini karena beberapa kasus pembunuhan tawanan ISIS belakangan ini.

    • Tinju

      Berhenti Tantang Mayweather, Khan!

      Keinginan Khan untuk menghadapi Mayweather sepertinya akan kembali pupus. Mayweather kemungkinan besar akan menghadapi Manny Pacquiao tahun depan.

    • Tinju

      "Mayweather Terlalu Banyak Bicara!"

      "Hingga kini, dia belum juga menyetujui untuk berhadapan dengan saya. Daripada terus mengoceh, lebih baik dia temui saya di atas ring"

    • Tinju

      Tinju Indonesia Yakin Berprestasi di Asian Games

      Setiap cabang yang dikirim mewakili Indonesia di Asian Games dituntut untuk berprestasi. Siapapun lawannya harus dihadapi.

    • Tinju

      Mayweather Tantang Amir Khan?

      Tapi Amir Khan adalah pejuang yang baik, tentu saja. Maksud saya, saya pikir ketika Amir Khan adalah seorang amatir, saya juara.

    • Tinju

      Gigitan Maidana, Buat Mayweather Mati Rasa

      “Dia menggigit jari saya, sehingga tangan saya mati rasa. Setelah itu saya tidak dapat menggunakan tangan kiri saya dengan baik,” kata Mayweather.

    • Tinju

      The Golden Boy Dukung Maidana Jatuhkan Mayweather

      “Saya melihat Maidana tiga hari lalu, dia bilang 'kau benar, pukulan!'. Saya berharap El Chino (julukan Maidana) bisa menggunakannya pada pertarungan nanti,"ujar De La Hoya.

    • Tinju

      "Semoga Saya Bisa Mengubah Sejarah"

      Maidana juga harus berpikir ulang untuk mengalahkan petinju berjuluk Pretty Boy itu, karena 26 kali Mayweather mengalahkan lawannya dengan cara KO.

    • Tinju

      "Pertarungan dengan Maidana Akan Menjadi Laga Menarik!"

      Petinju asal Amerika Serikat, Floyd Mayweather Jr, menjanjikan pertarungan yang menghibur saat melawan Marcos Maidana. Peraih mendali perunggu Olimpiade Atlanta itu yakin mampu mempertahankan gelar juara dunia kelas welter WBA dan WBC di MGM Grand, Las Vegas, Minggu 14 September 2014.

    Baca Juga

    Komitmen Alonso Dibutuhkan McLaren untuk Menjadi Juara