JAKARTA - Mulai 20-23 Juni 2013, diselenggarakan turnamen internsional taekwondo yang diikuti oleh 26 negara. Indonesia sebagai tuan rumah menurunkan 20 atlet juniornya untuk bersaing memperebutkan gelar juara.
Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PB TI) Marciano Norman menjelaskan, kejuaraan BRI 7th Asian Junior Taekwondo Championship 2013 bisa digunakan sebagai ajang pelatihan jangka panjang atlet-atlet nasional Indonesia.
"Suatu kehormatan Indonesia menjadi tuan rumah kejuaraan ini. Apalagi ini kejuaraan bertaraf internasional yang pertama digelar di Indonesia. Ini adalah sinyal bagus ada 26 negara yang berpartisipasi dengan total atlet 400 atlet," katanya, saat ditemui di tennis indoor, Jakarta, Kamis, (20/6/2013).
Dengan kejuaraan ini pihak PB TI berharap atlet-atlet muda Indonesia bisa memberikan penampilan terbaiknya terlebih menjadi juara, karena ini merupakan pelatihan jangka panjang yang dipersiapkan untuk menghadapi Asian Games dan Olimpiade kedepannya.
"Saya berharap kita tidak hanya sukses sebagai tuan rumah tetapi juga sebagai juara. Ini merupakan pelatihan jangka panjang Atlet junior dalam menghadapi Asian Games dan Olimpiade," tambahnya.
Dalam event ini PBTI menargetkan tiga medali emas. "Melalui gelaran ini PBTI membidik 3 medali emas yang diikuti oleh 20 taekwondoin Indonesia. Saya rasa target tersebut sangat mungkin tercapai," tuturnya.
Kejuaraan ini juga akan menjadi agenda resmi World Taekwondo Federation (WTF) dan diikuti oleh puluhan negara se-Asia. Even ini dilaksanakan secara rutin dua tahun sekali dengan mempertandingkan dua kategori yaitu Kyorugi dan Poomsae.
(Achmad Firdaus)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.