LONDON – Bernie Ecclestone akan tetap menjadi CEO di Formula One (F1). Kecuali, pria berambut putih itu dihukum oleh pengadilan di Jerman.
Menurut laporan media di Jerman, Sueddeutsche Zeitung, Senin (20/5/2013), supremo F1 itu dianggap telah melakukan penyuapan terhadap pejabat publik dan juga bersekongkol untuk melakukan penebusan pegadaian.
Ecclestone dan pengacaranya belum diberitahu tentang tuduhan resmi sebagai dokumen masih sedang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris. Ketika hal itu sudah dilakukan, Ecclestone akan menghadapi persidangan di Munich untuk menjawab pertanyaan berkaitan dengan skandal suap saat penjualan saham F1 ke CVC.
Kendati demikian, untuk sementara ini Ecclestone tetap akan menjadi pemimpin di olahraga jet darat super cepat itu setelah mendapatkan dukungan dari dewan melalui pemungutan suara. “Semua orang untuk mendukung saya bertahan dan menjalani bisnis ini. Dewan setuju saya seharusnya bertahan, kecuali saya dinyatakan bersalah,” kata Ecclestone.
Adapun kasus ini berpotensi untuk dilakukan persidangan di Jerman. Saya tidak tahu apa yang dipikirkan oleh penuntut dari Jerman. Mereka berharap saya bersalah, itu akan lebih mudah. Tuduhan itu sudah jelas sampah,” tuntas pria 82 tahun itu.
(Hendra Mujiraharja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.