Rossi Sayangkan Kekalahan dari Pembalap Honda

|

Muhammad Indra Nugraha - Okezone

Valentino Rossi. (Foto: Reuters)

Rossi Sayangkan Kekalahan dari Pembalap Honda
JEREZ - Valentino Rossi sedikit menyayangkan hasil balapan seri MotoGP Spanyol di sirkuit Jerez, kemarin. Oleh karena itu, pembalap Yamaha ini menekankan pada timnya agar berbenah demi menghadapi seri-seri berikutnya.

Pada balapan kemarin, dua pembalap Yamaha memang benar-benar takluk oleh wakil Honda, Dani Pedrosa dan Marc Marquez. Jorge Lorenzo yang memulai balapan dari start pertama, harus disusul oleh Pedrosa yang berhasil finis di tempat pertama.

Belum cukup sampai di situ, Lorenzo kembali ditelikung oleh Marquez pada lap terakhir meskipun sedikit ada senggolan dari pembalap Honda tersebut. Rossi yang memulai balapan dari posisi kelima pun tak bisa berbuat apa-apa.

Setelah berhasil merangsek ke posisi keempat, dirinya kalah dalam pertarungan dengan Marc Marquez yang memulai start dari posisi ketiga itu di lap-lap awal. "Sayangnya, saya tidak memiliki laju yang cukup di awal karena kami tidak menemukan keseimbangan yang tepat," ujar Rossi, seperti dilansir Crash.

"Saya terlalu banyak memberikan tekanan di bagian depan motor; terutama di awal balapan. Setelah itu tidak terlalu buruk dan ada salah satu bagian dalam balapan di mana ritmeku sangat mirip dengan Jorge dan Marc," sambungnya,

Jelang menghadapi seri berikut di Le Mans pada 19 Mei mendatang, Rossi pun mengaku harus bekerja keras karena masih kalah cepat dari rekan setimnya, Lorenzo. Terlebih, jawara dunia sebanyak tujuh kali ini merasa timnya masih kalah cepat dari tim pabrikan Honda.

"Kami harus bekerja dengan amat keras--terutama karena Lorenzo lebih cepat dari kami--jadi kami harus menemukan keseimbangan tepat dan bekerja sama dengan Yamaha, karena dalam balapan ini kami sebenarnya berharap bisa lebih unggul dari para pembalap Honda, tapi pada akhirnya kami finis di belakang mereka, jadi kami punya banyak pekerjaan untuk dilakukan," tandasnya.
(min)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Petinju Inggris Bangun Sekolah untuk Korban Taliban