Tyson Bicara Bedanya Tinju & MMA

Sabtu, 04 Mei 2013 21:12 wib | Randy Wirayudha - Okezone

Tyson Bicara Bedanya Tinju & MMA Michael Gerard "Mike" Tyson (Foto: Reuters) LAS VEGAS – Legenda tinju dunia, Mike Tyson, mengaku kehilangan selera terhadap berbagai pementasan tinju dewasa ini. Baginya, kini tinju tak lagi menarik dan menggairahkan seperti dulu.
 
“Tinju tak lagi bergairah, itu masalah pada dunia tinju saat ini. Tak lagi ada gairah dalam pertarungan. Di MMA, Anda bisa melihat gairah yang kuat. Lihat saja Georges St-Pierre, dia tahu apa yang dia inginkan. Itu alasannya mengapa dia amat sukses di MMA,” papar Tyson.
 
“Saya rasa, masih ada ruang untuk berkembang pada kedua olahraga ini. Tetap tinju terlalu banyak dimanipulasi. Tinju tak lagi punya image yang baik. Di MMA, para petarung punya image yang positif. Hanya sedikit dari mereka yang terlibat masalah tragis,” sambungnya.
 
Si leher beton pun kini lebih memilih menyaksikan langsung pertarungan Mix Martial Arts (MMA) yang dianggapnya, punya aksi-aksi lebih menarik. Belum lagi soal keputusan wasit. Wasit tinju diakuinya sering memberi keputusan meragukan, tak seperti MMA yang selalu memutuskan siapa yang menang dan kalah sesuai apa yang terjadi di ring.
 
“Saya suka MMA dan juga tinju. Tapi saya lebih sering menyaksikan MMA. Dalam tinju, Anda tak tahu apakah petinju di atas ring mendapat keputusan yang tepat atau tidak dari wasit,” tambah Tyson, seperti dikutip MiddleEasy, Sabtu (4/5/2013).
 
“UFC (Ultimate Fighting Championships) tempatnya segala petarung – Anda menanamkan hal-hal spiritual dalam pertarungan. Mereka juga bekerja dalam tim. Dalam tinju, tak ada yang peduli satu sama lain. Para petinju saling membenci. Petarung MMA saling membunuh di dalam ring tapi mereka tetap berteman di luar ring,” pungkasnya.
(raw)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »