All England 2013

Indonesia Pastikan Satu Tempat di Final Ganda Campuran

Sabtu, 09 Maret 2013 05:57 wib | Auzan Julikar Sutedjo - Okezone

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir /Ist Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir /Ist BIRMINGHAM – Indonesia memastikan satu tempat di final ganda campuran All England 2013 setelah Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir akan menghadapi Markis Kido/Pia Zebadiah di semifinal.

Sempat kalah di set pertama, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir akhirnya merebut dua set tersisa untuk menyingkirkan unggulan ketujuh asal Polandia, Robert Mateusiak/Nadiezda Zieba, 12-21 21-14 21-18.

Bertanding di National Indoor Arena, Birmingham, Sabtu, 9 Maret 2013, juara ganda campuran All England 2012 ini butuh 50 menit untuk menyingkirkan ganda Polandia tersebut. Di set pertama, pasangan Tontowi/Liliyana lambat panas.

Di set berikutnya, Tontowi/Liliyana tak mengulangi kesalahan yang sama. Mereka sama sekali tidak memberi kesempatan kepada Mateusiak/Zieba.

Pada set penentuan, strategi mengajak bermain di depan net yang diterapkan Tontowi/Liliyana berhasil. Unggulan kedua itu mencatat 11 poin dari permainan net hingga akhirnya keluar sebagai pemenang.

“Kami startnya lambat. Apalagi kualitas pasangan Polandia ini bagus. Sekali salah buang bisa berbahaya,” kata Liliyana seperti dikutip badminton.org.

Di babak semifinal yang akan digelar Minggu, 10 Maret 2013, Tontowi/Liliyana akan menghadapi sesama ganda campuran Indonesia, Markis Kido/Pia Zebadiah. Markis/Pia lolos setelah secara menegangkan berhasil menang atas unggulan keenam asal Thailand, Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam, 18-21 22-20 22-20 dalam laga ketat selama 71 menit.

Sejak set pertama, kedua ganda yang punya kualitas berimbang ini saling kejar-mengejar poin. Pasangan Thailand berhasil menang setelah mengunci perolehan Markis/Pia di angka 18.

Pada set kedua, Markis/Pia hampir saja kalah ketika tertinggal 17-19. Beruntung, dengan ketenangannya, pasangan kakak beradik ini dapat memaksakan deuce hingga berbalik unggul.

Di set terakhir, situasi sama terjadi, bahkan lebih genting ketika Markis/Pia tertinggal 18-20. Namun, keunggulan tersebut gagal dimanfaatkan Sudket/Saralee hingga Markis/Pia berhasil menyamakan kedudukan untuk memaksakan deuce dan berbalik memenangi pertandingan.
(auz)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »