Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Murray Bertekad Balas Dendam di Olimpiade

Auzan Julikar Sutedjo , Jurnalis-Kamis, 12 Juli 2012 |07:02 WIB
Murray Bertekad Balas Dendam di Olimpiade
Andy Murray menjadi petenis Inggris pertama yang berhasil menembus final Wimbledon dalam 76 tahun terakhir/Getty Images
A
A
A

LONDON – Andy Murray tak boleh berlama-lama larut dalam duka kegagalan di final Wimbledon pekan lalu. Akhir bulan ini ajang yang sama prestisiusnya Olimpiade sudah menanti petenis andalan Inggris Raya tersebut.
 
Murray dikalahkan Roger Federer di final Wimbledon, Minggu (8/7) lalu. Hati masyarakat Inggris hancur berkeping-keping atas kekalahan tersebut.
 
Itu merupakan kegagalan Murray untuk keempat kalinya di final grand slam. Murray bertekad menggunakan rasa sakit di Wimbledon sebagai bara motivasi untuk balas dendam di Olimpiade London 2012.
 
“Saya telah bermain baik tahun ini. Jika saya bisa mengambil sisi positif dari Hari Minggu kemarin, saya sangat percaya diri bisa berbuat sesuatu di Olimpiade, US Open, dan setelahnya,” kata Murray dalam kolomnya di BBC Sport, Kamis (12/7/2012).
 
“Hal plus lainnya adalah kontribusi dari Ivan Lendl sejak menjadi pelatih saya pada Januari lalu. Dia sangat membantu terutama bagaimana menjaga untuk tetap tenang dalam tekanan tinggi. Segala sesuatunya berada di jalur yang tepat,” tutur Murray.
 
“Semoga saja kita akan melihat hal tersebut ketika saya kembali di Olimpiade. Hari Minggu kemarin memang menyakitkan, tapi prospek merebut medali emas sangat memacu saya,” tegas petenis asli Skotlandia berusia 25 tahun ini.

(Auzan Julikar Sutedjo)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement