Tim Thomas dan Uber Tak Salah Strategi

Markis Kido/Hendra Setiawan dikalahkan oleh ganda putra Jepang di perempatfinal Thomas & Uber Cup 2012. (Foto:Daylife)

Markis Kido/Hendra Setiawan dikalahkan oleh ganda putra Jepang di perempatfinal Thomas & Uber Cup 2012. (Foto:Daylife)

JAKARTA – Kekalahan Tim Thomas dan Uber Indonesia atas Jepang memang menyisakan kepedihan. Pasalnya, Tim Thomas dan Uber tidak mampu melanjutkan langkah mereka ke babak semifinal. Bagi Tim Thomas, ini merupakan sejarah buruk bagi Indonesia.

 

Ketua Sub Bid Pelatnas PB PBSI Christian Hadinata juga menyayangkan pencapaian yang tidak maksimal dari tim Thomas dan Uber tahun ini. Dia juga berkomentar tentang penampilan Markis Kido/Hendra Setiawan yang tidak mampu mengalahkan pasangan Jepang, Oriyasu Hirata/Hirokatsu Hashimoto.

 

“Kido dan Setiawan memang tampil kurang optimal. Kami sangat mengharapkan pasangan ini dapat memperoleh poin untuk Indonesia, namun akhirnya mereka dikalahkan oleh Jepang,” ujar Christian, kepada Okezone, Kamis (24/5/2012).

 

Christian juga menyatakan bahwa tim Indonesia tak salah strategi dengan menurunkan pemain-pemain muda di kompetisi bergengsi ini. Menurutnya, tim Indonesia yang berpartisipasi dalam ajang ini merupakan pemain-pemain terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini.

 

Mantan pebulutangkis ini juga mengungkapkan akan mengadakan evaluasi untuk kedua tim. “Kami akan menunggu kepulangan tim dari Wuhan dan akan berdiskusi tentang apa-apa saja yang akan dievaluasi untuk ke depannya,” jelasnya.

(fit)