Sigit: Butuh Kerja Keras Untuk Samai Jepang

Ganda putri Jepang yang mampu mengalahkan Greysia Polii dan Meiliana Jauhari pada perempatfinal Thomas dan Uber Cup 2012. (Foto:Daylife)

Ganda putri Jepang yang mampu mengalahkan Greysia Polii dan Meiliana Jauhari pada perempatfinal Thomas dan Uber Cup 2012. (Foto:Daylife)

JAKARTA – Harapan masyarakat Indonesia untuk menyaksikan tim Thomas dan Uber berlaga di final pupus sudah. Tim Thomas dan Uber Indonesia tidak mampu menandingi kekuatan tim Jepang dengan skor akhir 3-2.

 

Mantan pebulutangkis era 90-an, Sigit Budiarto juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap prestasi tim bulutangkis Indonesia tahun ini. Meski begitu, ia tetap berpikir positif dan menyodorkan solusi dengan memberikan evaluasi bertahap bagi kebangkitan tim bulutangkis negeri ini.

 

“Sedih melihat tim kita kalah. Saya berharap mereka dapat bertanding hingga babak semifinal. Namanya permainan, pasti ada menang dan kalah,” ujar Sigit, kepada Okezone, Kamis (24/5/2012).

 

“Harus diakui bahwa prestasi tim kita kurang baik, namun kita tidak boleh terpuruk. Setelah pertandingan ini berakhir, tim harus segera dievaluasi,” lanjutnya.

 

“Bulutangkis itu bukan sesuatu yang instan. Butuh banyak waktu dan kerja keras untuk mempersiapkan diri menjadi yang terbaik. Korea dan Jepang juga butuh waktu yang lama dan kerja keras hingga bisa bangkit seperti saat ini,” tutupnya.

(fit)