LONDON – Menjadi pembalap MotoGP merupakan impian setiap pembalap profesional. Sebagai bekas pembalap MotoGP, Jeremy McWilliams paham benar soal hal ini.
Anda masih ingat dengan Jeremy McWilliams? Bekas pembalap MotoGP asal Irlandia Utara yang kerap berada di posisi bawah pada era 500cc (1993-1996) ini sekarang mendirikan sekolah balap dan terlibat dalam pengembangan ban plus motor pabrikan.
McWilliams tahu benar gairah para pembalap dari ajang World Superbike atau Supersport untuk berkiprah di arena paling premier dunia balap motor.
Namun, pria yang kini berusia 48 tahun ini juga mengingatkan bahwa kegagalan di MotoGP bisa membawa konsekuensi terburuk pada karier seorang pembalap: tak dilirk lagi oleh tim manapun.
“MotoGP bisa membuatmu jadi bintang atau menjadikanmu pecundang,” kata McWilliams seperti dikutip dari Crash, Selasa (1/5/2012).
“Entah itu kamu memasuki arena MotoGP untuk satu atau dua tahun dan berlomba tanpa akan pernah direkrut lagi oleh tim lain, atau pergunakan kesempatanmu, berbuat yang terbaik seperti yang dilakukan oleh Crutchlow,” jelas McWilliams.
“Memang ini resiko yang besar karena membalap di ajang ini bisa mengakhiri karier kamu jika kamu tidak sukses, tapi setiap pembalap memang mengimpikan untuk menjadi pembalap MotoGP,” tandas McWilliams.
(Auzan Julikar Sutedjo)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.