ENSTONE – Terbuka sudah apa alasan driver Lotus – Kimi Räikkönen jarang buka suara mengomentari hal-hal kecil. Baginya, Formula One tak memiliki arti seujung kuku-pun bagi kehidupan pribadinya.
Hanya dua hal yang membuat Kimi bersedia jalin komunikasi dengan media melalui sesi wawancara, yakni terkait mobilnya dan kemenangan di seri-seri balapan. Hal-hal lainnya yang terkait 'tetek-bengek' dan embel-embel lain, hanya merupakan omong kosong yang tak perlu ditanggapi olehnya.
Bahkan jawara F1 musim 2007 itu, tak bersedia melepas kacamata hitamnya dalam tiap-tiap sesi wawancara. Hal itu menandakan, sesi wawancara hanya formalitas belaka yang wajib dilakoninya berkat mandat dan perintah dari timnya sendiri.
Sejak comeback ke lintasan jet darat dari ajang reli dunia, Kimi memang mensinyalkan perubahan dalam dirinya. Meski begitu, target tim tetap dijalaninya dengan sikap profesional. Terakhir, Kimi menjejakkan kaki di podium kedua pada GP Bahrain beberapa waktu lalu.
“Raihan saya tidak terlalu buruk (di Bahrain). Saya menyukai apa yang saya lakukan, itu saja sudah cukup. Saya tidak peduli jika orang mengatakan raihan saya sudah bagus atau buruk. Memang mengecewakan jika anda hanya menjadi yang tercepat kedua. Tapi siapa tahu apa yang akan terjadi di seri selanjutnya,” tutur Kimi.
“Tapi saya di sini hanya untuk membalap. Saya akan baik-baik saja tanpa omong kosong yang lain tentang F1,” lanjut driver berusia 32 tahun itu kepada Bild am Sonntag, Selasa (1/5/2012).
“Jika anda menghapus keberadaan mobil dari F1, saya takkan berada di sini. Formula One tidak punya peran apapun dalam kehidupan pribadi saya. Saya punya kehidupan yang sebenarnya!. Saya rasa bagi kebanyakan pembalap, F1 adalah hidup mereka, tapi tidak bagi saya,” tuntas suami Miss Scandinavia 2001 – Jenni Dahlmann tersebut.
(Randy Wirayudha)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.