KEY BISCAYNE – Rafael Nadal membantah bila cedera lutut yang dia alami saat semifinal Sony Ericsson Open Jumat (30/3) kemarin sama dengan cedera lutut pada 2009 silam. Akibat cedera tendon tiga tahun lalu itu, Nadal kesulitan tampil optimal.
Petenis no. 2 dunia itu berhasil menjuarai grand slam Australia Terbuka 2009 sebelum lutut kanannya cedera. Cederanya tersebut membuat Nadal gagal menjuarai grand slam lainnya di sisa tahun tersebut termasuk kekalahan pertamanya di Prancis Terbuka.
Pengunduran dirinya saat bertanding melawan Andy Murray kemarin merupakan puncak dari nyeri lutut yang sudah dirasakannya sejak partai perempat final pada Kamis (29/3) saat melawan Jo-Wilfried Tsonga.
“Hari ini lutut saya sangat sakit dan itu sudah menimpa saya sejak beberapa hari yang lalu. Namun, segi positifnya adalah tendon saya telah bertumbuh semakin baik beberapa tahun terakhir ini,” kata Nadal seperti dikutip dari ESPN, Sabtu (31/3/2012).
“Pada 2009 saya sering bertanding dengan kondisi yang buruk. Beberapa tahun terakhir, pada 2010, 2011, saya nyaris selalu bertanding dengan kondisi yang sempurna sepanjang tahun,” aku Nadal.
Petenis asal Spanyol berusia 25 tahun peraih 10 gelar grand slam itu rencananya akan mengunjungi dokter spesialis akhir pekan ini untuk melihat seberapa parah cederanya.
(Auzan Julikar Sutedjo)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.