LONDON – Juara Australian Open Novak Djokovic masih belum bisa melupakan partai final kolosalnya melawan petenis asal Spanyol Rafael Nadal yang berlangsung selama enam jam.
Petenis asal Serbia berusia 24 tahun itu baru saja memperoleh penghargaan bergengsi yakni Laureus Sportsman of the Year Award. Gelar ini merupakan pengakuan atas prestasi mentereng petenis nomor 1 dunia itu belakangan ini.
“Impresi saya mengenai partai final masih tetap sama. Itu merupakan laga yang paling menarik sepanjang hidup saya. Kami bertarung selama enam jam. Kami membuat sejarah,” kata Djokovic seperti dikutip dari ESPN, Selasa (7/2/2012).
Djokovic bukan hanya memenangkan pertarungan melawan Nadal dari segi skill tetapi juga dari segi fisik. Padahal, Nadal merupakan petenis yang dikenal dengan ketahanan fisiknya yang luar biasa.
“Sudah satu minggu dan saya pikir secara fisik telah pulih. Di usia ini, tak ada alasan. Saya harus pulih. Saya selalu ingin menikmati setiap momen dari kehidupan tenis saya tapi bisa melampaui Nadal secara fisik merupakan pencapaian hebat bagi saya,” aku Djokovic.
Djokovic mengakui berhasil mengalahkan pemain yang dikenal dengan kekuatan fisiknya seperti Nadal dalam pertarungan paling menguji ketahanan tubuhnya telah membuat segala kerja kerasnya dalam meningkatkan kondisi fisiknya bersama pelatih Gebhard Phil-Gristch terbayar sudah.
“Saya takkan mengungkapkan apa rahasianya tapi di mata saya seorang petenis tidak selalu harus berotot. Menjadi dinamis, eksplosif, fleksibel, dan ketahanan jauh lebih penting,” jelas Djokovic.
“Sangatlah penting memiliki antisipasi dan kelincahan karena itu menolong Anda di reli panjang dan juga pendek. Saya harus menjadi cepat dan itulah yang tengah saya usahakan sekarang,” sebut Djokovic.
(Auzan Julikar Sutedjo)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.